Zona Berita

Mentan Perkuat Investasi di Papua dan Papua Barat

ZONADAMAI.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan perlunya inovasi yang terus bermunculan di daerah potensial pengembangan pertanian seperti di Provinsi Papua dan Papua Barat. Konsep investasi hijau atau ramah lingkungan pun bisa diterapkan agar tumbuh berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Syahrul saat menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi Investasi Hijau untuk Provinsi Papua dan Papua Barat, di Kota Sorong. Hadir dalam pertemuan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kepala BKPM, Gubernur Papua Barat, Wakil Gubernur Papua, Wakil Menteri Parekraf, dan Deputi Kementerian Koodinator Perekonomian.

“Pertemuan ini sangat penting. Bagaimana pelaku usaha, mitra kerja, dan pemerintah bisa duduk bersama dan berdialog, mencari solusi, tentu dengan inovasi-inovasi sehingga ekonomi bisa tumbuh,” kata Syahrul melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Februari 2020.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode yang diganjar sebagai kepala daerah berprestasi pada ajang Kepala Daerah Inovatif 2017 sempat membagikan pengalamannya. Potensi daerah harus mampu dikelola dengan baik sehingga memacu pertumbuhan dan kemajuan berbagai sektor dan pertanian bepeluang besar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Komoditas perkebunan dan hortikultura potensial untuk dikembangkan, seperti kakao dan kopi jenis arabika. Saya yakin dengan sentuhan teknologi, diolah dengan cara-cara baru serta manajemen yang baik, Insyaallah akan berdampak positif,” ungkap Syahrul.

Mentan Syahrul mengatakan dalam untuk komoditas kakao saat ini ada lahan seluas 12 ribu hektare (ha) yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Potensi besar juga berlaku untuk kopi dengan potensi garapan lahan seluas 165 ha.

“Masih banyak potesi komoditas pertanian yang dapat didorong untuk berkembang melalui investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menambahkan lahan yang tersedia untuk komoditas perkebunan menurut ada sekitar 5,4 juta ha. Jumlah tersebut saat ini perlu mendapat sentuhan inovasi pertanian agar bisa mendapatkan hasil maksimal.

“Yang cocok untuk dikembangkan adalah kakao, kopi, jambu mete, kelapa sawit, kapas, karet, tebu, kelapa dan pinang. Tapi masih 2,3 persen saja lahan yang dimanfatkan, yah yakni sekitar 127 ribu ha,” ungkapnya.

Adapun sebagai bentuk dukungan Kementerian Pertanian, pada pembukaan pertemuan, Mentan Syahrul menyerahkan bantuan program Prasarana dan Sarana pertanian kepada Pemda Propinsi Papua Barat yang diterima langsung oleh Gubernur senilai Rp49,6 miliar.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s