Zona Berita

Tolak “Narkoba” Kita Jaga dan Rawat Masa Depan Anak Cucu Kita

ZONADAMAI.COM – Pada kegiatan sosialisasi Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang disingkat P4GN merupakan bagian dari Program Nasional atau Kebijakan Strategi Nasional dalam pencapaian “Indonesia Negeri Bebas dari Narkoba”.

Dari program tersebut intinya selalu mengingatkan kita untuk bersikap waspada serta menolak akan bahayanya Narkoba dalam kehidupan kita sehari-hari terutama pada generasi anak-anak muda bangsa yang semakin banyak terjerat akan bahayanya Narkoba serta merusak akan masa depannya.

Maka dari itu untuk mensukseskan dan mendukung Program Nasional tersebut  yang merupakan salah satu Perwujudan “Bela Negara  dan  Cinta Tanah Air”  dalam memerangi bahayanya Narkoba Lembakum SILIWANGI mengadakan  Sosialisasi  Penyuluhan P4GN atau Sosialisasi Penyuluhan Narkoba di tiap-tiap daerah.

Di Kelurahan Cigadung Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung, melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cigadung Sosialisasi  Penyuluhan P4GN mendapat antusias dukungan dari masyarakatnya.

Tampak dihadiri oleh Lurah Cigadung Gugun Gunawan S.Sos yang diwakilkan lewat Kasi Pemerintahannya Neilly Rosmiati, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Cibeunying Kaler Rikawan, S.Pd, M.AP, Kepala LPM Uun yang diwakilkan Oleh sekretarisnya Aman, PKK Kelurahan Cigadung, Karang Taruna Kelurahan Cigadung, Para Forum RT dan RW Kelurahan Cigadung, serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kelurahan Cigadung, sedangkanTim Narasumber Penyuluhan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Lembakum SILIWANGI Rifki Okta, Kepala Timsus Narkoba Lembakum SILIWANGI Drs.Kartono dan Kepala Pemberdayaan Masyarakat Lembakum SILIWANGI Jundullah M Fauzan.

Dikesempatan penyuluhan tersebut, Kepala Timsus Narkoba Lembakum SILIWANGI, Drs. Kartono menjelaskan, “Narkoba itu sendiri singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya, yaitu bahan atau zat yang dimasukkan dalam tubuh manusia, baik secara diminum, dihirup maupun disuntikkan dapat mengubah pikiran, perasaan dan juga perilaku seseorang dan lebih jauh lagi Narkoba akan dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Menurut Pakar/Ahli kesehatan Narkoba adalah Psikotropika yang biasa dipakai untuk membius Pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu, namun dari sisi pemanfaatannya disalahgunakan diantaranya dengan pemakaian diluar dosis yang ditentukan,”Jelasnya.

Lanjutnya, Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau yang bukan tanaman (Sintesis) yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Ada tiga golongan Narkotika berdasarkan kepada tinggi rendahnya potensi ketergantungan : Pertama, adalah Narkoba yang dapat digunakan dalam terapi, serta berpotensi  sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan, seperti Tanaman Papaver Somniferum, Opium Mentah. Opium Masak, Tanaman Koka, Tanaman Ganja. Kedua, adalah jenis Narkoba yang berkhasiat sebagai pengobatan dalam bentuk terapi dan atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ketergantungan, antara lain : Morfina, Fentamil. Petidina. Ketiga adalah Narkoba yang berkhasiat untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan, antara lain : Kodeina, Etil Morfina. 

Psikotropika yang dimanfaatkan untuk pengobatan dan dapat digunakan dalam terapi atau juga untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan, seperti  Barbital, Bromazepam, Diazepam, Estazolom, Fenobarbital, Klobazam, Lorazepam, Netrazepam dan Lain-lain.

Lebih jelasnya Drs. Kartono mengatakan,”jenis Narkoba yang juga mengandung zat Adiktif lainnya, seperti Nikotin dalam Rokok, Etanol dalam minum beralkohol dan pelarut lain yang mudah menguap seperti Aseto, Bensin dan Lain-lain“, Ungkapnya.

Ditambahkan pula oleh Kepala Pemberdayaan Masyarakat Lembakum SILIWANGI Jundullah M Fauzan,”Para pecandu Narkoba itu bukanlah untuk dijauhi atau dijadikan  Sampah Dimasyarakat tetapi yang harus kita bina, kita rangkul  dan kita dukung secara mental dan spiritualnya dilingkungan keluarga dan dimasyarakat serta mengarahkan mereka pada kegiatan-kegiatan pemberdayaan dimasyarakat yang positif“, ujarnya.

Sebagai mantan atlit petinju Nasional juga, Fauzan menceritakan,”Saya dulu sebagai mantan Pecandu Narkoba dan menjadi pecandu kurang lebih selama 9 Tahun, Hidup saya hancur pada saat itu karena setiap melaksanakan aktifitas kerja selalu terbengkalai dan tak lama kemudian saya dikeluarkan dari tempat pekerjaan saya.

Tetapi saya tidak patah semangat serta saya selalu didukung dan serta diberi motivasi di dalam keluarga terutama oleh orangtua saya, saya bertekad untuk berhenti dari keganasan rasa kecanduan Narkoba ini lewat Olahraga Tinju kebetulan saya sangat senang dengan Olahraga tersebut.

Hari demi hari saya lalui, terus berjuang melawan rasa haus candu Narkoba tersebut sampai pada akhirnya saya bisa mencatat Prestasi gemilang dan masuk dalam peringkat petinju Nasional serta saya bisa buktikan itu walaupun saya Bekas Mantan Pecandu Narkoba karena dari niat serta tekad yang gigih saya bisa capai itu semua dan saya bisa memberikan kebanggaan kepada keluarga saya, masyarakat dan serta Negara”, Paparnya.

Pada berikutnya selaku Ketua Umum Lembakum SILIWANGI Rifki Okta memaparkan,” Para Penyalahguna dan pecandu Narkoba itu adalah Korban, yang tidak boleh dipenjarakan tetapi harus di obati, dengan menjalani rehabilitasi secara Medis dan Sosial yang merujuk kepada Pusat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit atau Lembaga Rehabilitasi Medis dan Sosial yang sudah ditunjuk oleh pemerintah sesuai (Sema No. 4 Tahun 2010/Sema No. 03 Tahun 2011 dan PP No. 25 Tahun 2011) dan hakim juga harus memperhatikan  perkara tersebut sesuai di (pasal 54, pasal 55, pasal 103 Pasal 127 (2) UU Narkoba Tahun 2009) kecuali para pengedar atau kurir yang sudah  jelas akan delik hukumnya,” Himbaunya.

Rifki juga mengatakan, “Tolak Narkoba Dari Sekarang Kita Jaga dan Rawat Masa Depan Anak Cucu Kita Kedepannya”, Karena Negara kita ini sudah masuk fase darurat Narkoba dan kalo bukan kita siapa lagi yang akan peduli terhadap masa depan mereka, maka dari itu dalam rangka Sosialisasi Penyuluhan P4GN ini kita dari semua  unsur elemen dimasyarakat, bangsa dan Negara mari bersama-sama menolak dan mencegah Penyalahgunaan Narkoba ini sedini mungkin serta bersinergi bersama  dalam pencapaian “Indonesia Negeri Bebas dari Narkoba” Karena Masa depan Bangsa ini ada ditangan mereka semua”,Harapnya.

Terakhir yang perlu diketahui bahwa Lembakum SILIWANGI dalam rangka upaya pencapaian penegakkan nilai-nilai supremasi hukum dimasyarakat dan serta melakukan kesinergian dengan para Penegak Aparat Hukum yang lainnya, akan membentuk Pos Perbantuan Hukum (POSBAKUM) di setiap pelosok daerah, dari tingkat Kelurahan/Desa, Kecamatan dan instansi-instansi Lainnya agar memudahkan dan membantu masyarakat dalam mencari Keadilan hukum dan serta membina, mengayomi masyarakat agar terciptanya masyarakat yang sadar akan hukum. (Tim LS )

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s