Zona Berita

Indonesia-Afrika Perkuat Kerjasama Pembangunan infrastruktur

ZONADAMAI.COM – Indonesia terus berupaya meningkatkan hubungan dan kerjasama dengan negara-negara di Benua Afrika, termasuk kerjasama di bidang pembangunan infrastruktur. Dalam rangka itu, pemerintah Indonesia berencana menggelar pertemuan para pengusaha Indonesia dan pebisnis dari Afrika di Bali bulan depan.

Dalam jumpa pers usai bertemu dengan perwakilan dari kedutaan-kedutaan besar negara Afrika di kantornya di Jakarta, Rabu (24/7), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan acara Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika akan diselenggarakan pada 20-21 Agustus mendatang. Dia menambahkan ada keinginan besar dari negara-negara Afrika untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia, terutama di sektor ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, Indonesia terus berusaha mengkonkretkan kerjasama dengan Afrika di berbagai bidang terkait dengan infrastruktur. Retno memperkirakan Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika akan dihadiri 700 peserta dari 53 negara di Afrika, baik datang dari perwakilan pemerintah maupun perwakilan swasta baik dari Indonesia dan Afrika.

Menurut Retno, sesuai mandat Presiden Joko Widodo, beberapa tahun terakhir kehadiran Indonesia di Afrika semakin kelihatan tidak hanya di level diplomatik, tetapi juga banyak terobosan ekspor dengan Afrika. Tahun lalu, Indonesia menggelar Forum Indonesia-Afrika.

Selama pembicaraan tadi saya juga sampaikan bahwa jika Anda bermitra dengan Indonesia, maka Indonesia adaah mitra terpercaya Anda. Indonesia adalah saudara-saudaramu yang siap melakukan kerjasama dengan jujur,” kata Retno.

Retno belum mau bicara mengenai kemungkinan nilai kerja sama yang akan dihasilkan dalam Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika di Bali tersebut. Dia hanya menjelaskan tahun lalu pada Forum Indonesia-Afrika disepakati kerjasama senilai US$ 586 juta.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengakui Forum Indonesia-Afrika yang dilaksanakan tahun lalu sangat bermanfaat dalam membuka pasar produk-produk Indonesia di Benua Hitam tersebut. Dia menegaskan jumlah penduduk ASEAN dan Afrika sebanyak 1,9 miliar orang dan ini merupakan pasar yang besar.

Luhut mengatakan kerjasama antara Indonesia dan negara-negara Afrika ini harus saling menguntungkan dan ia membantah akan tercipta sebuah eksploitasi.

“Kita tidak ada pikiran seperti itu tapi kita justeru menawarkan kita investasi di sana, atai barang kita ke sana, atau nggak sebaliknya dari Afrika ke kita. Karena banyak sekali barang-barang produk Indonesia sekarang yang bisa kita ekspor,” ujar Luhut.

Luhut menekankan dengan jumlah penduduk 1,3 miliar orang, Afrika merupakan potensi pasar yang sangat besar.

Salah satu upaya memperkuat kerjasama dengan Afrika, pemerintah tahun lalu membentuk Satuan Tugas Infrastruktur Indonesia ke Afrika. Satuan tugas ini berfungsi sebagai badan yang dapat memecahkan masalah yang menjadi hambatan dan dapat mendorong setiap potensi yang ada.

Satuan Tugas Infrastruktur ke Afrika tersebut beranggotakan wakil dari pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN, kalangan swasta, dan perbankan nasional. (fw/jm)

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s