Zona Berita

SKK Migas Terus Genjot Investasi Hulu Migas di Akhir Tahun

ZONADAMAI.COM – Realisasi investasi di sektor hulu migas sepanjang semester I-2019 masih lesu. Data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) mencatat realisasinya dalam enam bulan pertama sebesar USD5,21 miliar.

Realisasi tersebut sebesar 35,23 persen dari target sebesar USD14,79 miliar di 2019. Namun Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan capaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 16 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD4,5 miliar.

“Di awal tahun progresnya masih kecil karena banyak persiapan,” kata Dwi di kantor SKK Migas, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juli 2019.

Meskipun masih jauh dari dari 50 persen realisasinya, namun mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) ini berupaya untuk tetap mengejar target tersebut. Ia berharap ada peningkatan di semeseter kedua.

“Diharapkan berlanjut khususnya dieksplorasi karena adanya komitmen kerja pasti USD2,1 miliar,” tutur Dwi.

Dwi bilang pada bulan ini akan ada penambahan komitmen investasi sebesar USD250 miliar dari proyek pengembangan yang akan masuk sebagai komitmen kerja pasti. Sehingga total komitmen kerja pasti menjadi USD2,4 miliar.

Dwi optimistis rencana investasi ini akan terealisasi mengingat komitmen kerja pasti bersifat mengikat perusahaan migas. “Ini pengikat untuk para kontraktor melakukan investasi pengembangan eksplorasi,” tutur Dwi.

Selain itu tahun ini pihaknya mencatat adanya perbaikan dan peningkatan kegiatan eksplorasi. Kegiatan pengeboran eksplorasi sampai Juni naik 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Demikian juga dengan pengeboran sumur pengeboran semester pertama tahun ini juga lima persen lebih tinggi dari tahun lalu, sedangkan kegiatan kerja ulang naik lima persen.

“Kami lihat bahwa geliat eksplorasi mulai terasa ini dampak dari berbagai insentif kewajiban dan sistem yang sedang dikembangkan hulu migas,” ujar Dwi.

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan dari rencana pengeboran sumur eksplorasi tahun ini sebanyak 44 sumur, sampai semester pertama telah terealisasi 18 sumur. Sementara pengeboran sumur eksplorasi pada periode yang sama tahun lalu hanya 11 sumur.

“Kemudian sumur pengembangan ditargetkan 345 sumur, yang sudah dibor 135 sumur dan lainnya sedang progres.Pengeboran sumur pengembangan ini juga lebih baik dari tahun lalu yang sebanyak 129 sumur,” kata Fatar.

Selain itu, di sisa tahun ini akan ada sembilan proyek migas yang mulai beroperasi. Satu proyek sudah on stream di Maret yakni proyek Terang Sirasun Batur.

Pada kuartal ketiga, Proyek Ario-Damar-Sriwijaya Phase-2 20 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) oleh PT Tropik Energi Pandan akan on stream pada Juli ini. Selanjutnya, Proyek Suban Compression 100 mmscfd oleh ConocoPhilips (Grissik) Ltd dengan nilai investasi USD440 juta dijadwalkan beroperasi pada Agustus.

Sisa proyek lainnya yang akan beroperasi di kuartal terakhir tahun ini yakni Proyek YY dengan produksi minyak 4.605 barel per hari (BOPD) dan 25,5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) oleh PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ) dengan nilai investasi USD56 juta di Oktober.

Selanjutnya, empat proyek dijadwalkan beroperasi di November. Rincinya, Buntal-5 45 MMSCFD oleh Medco E&P Natuna Ltd dengan nilai investasi USD33 juta, Bison-Iguana-Gajah Putri 163 MMSCFD oleh Premiere Oil Natuna Sea BV dengan nilai investasi USD171 juta, Temelat oleh PT Medco E&P Indonesia dengan perkiraan produksi 10 MMSCFD dengan nilai investasi USD11 juta, dan Panen dengan estimasi produksi 2.000 BOPD oleh PetroChina International Jabung Ltd dengan investasi USD17 juta.

Terakhir, dua proyek akan beroperasi di Desember. Rincinya, Bukit Tua Phase-3 oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd dengan perkiraan produksi 3.182 BOPD dan gas 31 MMSCFD dengan nilai investasi USD15 juta, serta Proyek Full Well Stream Kedung Keris dengan produksi 3.800 BOPD oleh Exxon Mobil Cepu Ltd dengan investasi USD72 juta.

Ke depannya, SKK Migas optimis investasi migas akan terus meningkat hingga 2027. Pasalnya, terdapat 42 proyek utama dengan total investasi USD43,3 miliar. Total produksi dari 42 proyek tersebut 1,1 juta barel setera minyak per hari (BOEPD) yang mencakup produksi minyak sebesar 92,1 ribu BOPD dan gas sebesar 6,1 MMSCFD. Empat di antaranya merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi prioritas.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s