Zona Berita

[HOAKS] Susunan Kabinet Jokowi-Ma’ruf Kembali Beredar, Ini Perbedaan Dengan Sebelumnya

ZONADAMAI.COM – Daftar lengkap susunan nama-nama menteri Kabinet Indonesia Kerja Jilid II Jokowi-Ma’ruf Amin periode 2019-2024 kembali beredar di publik pada pertengahan Juli 2019.

Padahal daftar nama susunan kabinet kerja jilid II tersebut sudah pernah beredar pada April 2019 setelah pemilihan umum (Pemilu) dan Pilpres 2019.

Tapi ada sejumlah perbedaan daftar nama dalam susunan kabinet yang beredar pada April dan Juli 2019.

Melansir dari Tribunnews.com, beredar sebuah pesan berantai menginformasikan daftar calon menteri Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf untuk periode 2019-2024.

Bahkan pesan ini terkesan resmi dengan logo Garuda dan berjudul “Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden dalam Kabinet Kerja II.”

Berikut beberapa nama berikut jabatan yang dirilis dalam pesan tersebut:

Menteri Sekretaris Negara : Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M.

Menteri Perencanaan Pembangunan Negara : Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman : Luhut Binsar Panjaitan, M.P.A.

Menteri Perhubungan : Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc.

Menteri Kelautan dan Perikanan : Susi Pudjiastuti

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Ignasius Jonan

Menteri Pariwisata : H. Dedi Mulyadi, S.H.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan : Dr. H. Moeldoko, S.I.P.

Menteri Dalam Negeri : Ir. Hasto Kristiyanto, MM.

Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi

Menteri Pertahanan : Agum Gumelar, M.Sc.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia : Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H.,M.Sc.

Menteri Komunikasi dan Informatika : Angela Herlina Tanoesoedibjo

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan : Muhammad Prananda Prabowo

Menteri Agama : KH. Asep Saepudin

Menteri Kesehatan : Dr. Hasto Wardoyo, SP. OG.

Menteri Sosial : Zannuba Ariffah Chafsoh, M.P.A.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : Grace Natalie Louisa S.Ak

Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah : Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan.

Menteri Pemuda dan Olahraga : Erick Thohir

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi : Budiman Sudjatmiko, M.Sc, M.Phil.

Pejabat setingkat Menteri

Jaksa Agung : Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD

Panglima Tentara Nasional Indonesia : Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia : Prof. Drs. H. Muhamad Tito Karnavian, M.A,Ph.D

Sekretaris Kabinet : Maruarar Sirait, S.IP.

Bantahan TKN

Saat dikonfirmasi, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ahmad Rofiq tegas membantah hal tersebut.

“Hoax! Sampai sekarang memang berseliweran nama-nama yang diprediksi masuk dalam kabinet jilid II. Saya melihatnya ini sih sebagai “rame-rame” saja. Tapi sekali lagi bisa dipastikan saat ini informasi tersebut hoax,” katanya kepada Tribunnews.com.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dirinya Jokowi memilih menteri yang berani dalam mengambil keputusan.

Menurut Jusuf Kalla sebagai pembantu presiden para menteri kelak diharapkan dapat menangkap dan mengatasi permasalahan dengan efektif dan efisien.

“Kalau mengulur-ngulur atau tidak cepat mengeksekusi lambat perkembangan pertumbuhan kita. Ekonomi, politik, dan sosial. Maka presiden lebih menekankan menteri yang berani mengeksekusi,” ujar Jusuf Kalla di kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

Mantan politikus senior Golkar ini bealasan, menteri dengan kriteria pemberani dapat mewujudkan Visi Indonesia.

“Pada dasarnya menteri itu mengambil keputusan, mengeksekusi keputusan dari program yang ada sesuai bidangnya. Sehingga harus orang yang punya ketegasan pikiran dan tindakan,” ungkap dia.

Presiden terpilih Joko Widodo menegaskan, akan memilih sosok pemberani dalam membantu pemerintahnnya.

Hal itu ia sampaikannya saat pidato dihadapan pendukungnya di SICC, Jawa Barat, pada Minggu malam 14 Juli 2019.

Menurut Jokowi, sosok menteri yang berani dibutuhkan, salah satunya agar reformasi birokrasi dapat diimplementasikan, sesuai harapan.

Daftar yang beredar sebelumnya

Berdasarkan rilis sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin menjadi pemenang atas pasangan 02 Prabowo-Sandi pada 17 April 2019.

Beberapa hari kemudian beredar susunan nama-nama menteri kabinet kerja jilid II dan sudah dibantah oleh Kominfo sebagai HOAKS pada 27 April 2019.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin juga sudah membantah bahwa susunan kabinet tersebut yang beredar April 2019 adalah hoaks.

Apalagi, ada nama-nama baru yang masuk dalam daftar kabinet kerja jilid II.

Misalnya ada nama Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok BTP, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Erick Thohir, Yenny Wahid dan sejumlah nama lainnya.

Termasuk ada sejumlah nama menteri kabinet kerja jilid I yang masih ada dalam daftar susunan kabinet kerja jilid II.

Beredarnya nama ini membuat publik bertanya-tanya, apakah sudah resmi atau hanya hoaks.

TKN Jokowi-Ma’ruf Amin membantah susunan kabinet jilid II yang kembali beredar dan menyebutkan sebagai hoaks.

Serambinews.com mengutip ulang, Rabu (17/7/2019) di laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang menyebutkan daftar susunan kabinet kerja jilid II tersebut adalah HOAKS yang diposting pada 27 April 2019.

[HOAKS] Susunan Kabinet Kerja Jilid II Jokowi Ma’ruf

KATEGORI: HOAKS

Penjelasan :

Telah beredar melalui media sosial Facebook sebuah unggahan yang di dalamnya terdapat stuktur rancangan susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024. 

Faktanya berdasarkan hasil penelusuran, menurut Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Kemenangan Nasional (TKN), Usman Kansong menyatakan bahwa susunan Kabinet Indonesia Kerja Jilid II yang beredar melalui media sosial adalah tidak benar.

Dibawah ini susunan kabinet kerja jilid II yang kembali marak beredar di medsos dan WhatsApp pada Juli 2019 dan sudah dibantah sebagai HOAKS.

Berikut susunan Kabinet Jokowi-Ma`ruf yang beredar:

Presiden RI: Ir. H. Joko Widodo

Wakil Presiden RI: Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin

Menteri Koordinator

Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Agum Gumelar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Erick Thohir

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Luhut Binsar Panjaitan

Menteri-Menteri

Menteri Sekretaris Negara: Pratikno

Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Rini Soemarno

Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo

Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi

Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu

Menteri Hukum dan HAM: Yusril Ihza Mahendra

Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Basuki Tjahaya Purnama Ahok

Menteri Keuangan : Sri Mulyani Indrawati

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Dwi Sutjipto

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Abdul Kadir Karding

Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto

Menteri Perdagangan: Rosan Roeslani

Menteri Pertanian: Amran Sulaiman

Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri

Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan : Siti Nurbaya Bakar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN : Sofyan Djalil

Menteri Agama : Mahfud MD

Menteri Kesehatan : Nila Djuwita Anfasa Moeloek

Menteri Sosial : Yenny Wahid

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : Dini Purwono

Menteri _Pendidikan Kebudayaan : Rhenald Kasali

Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : Ilham Habibie

Menteri Pemuda dan Olahraga : Radja Juli Antoni

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi : Eko Putro Sandjojo

Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi

Menteri Kelautan dan Perikanan : Susi Pudjiastuti

Menteri Pariwisata : Arief Yahya

Menteri Energi dan Sumber daya Mineral : Ignasius Jonan

Pejabat Setingkat Menteri

Jaksa Agung : Muhammad Prasetyo-Nasdem

Panglima Tentara Nasional Indonesia : Hadi Tjahjanto_TNI-AU

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Tito Karnavian

Sekretaris Kabinet : Pramono Anung

Kepala Lembaga Pemerintahan Non Kementerian

Kepala Badan Intelijen Negara : Budi Gunawan

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Thomas Trikasih Lembong

Kepala Badan Ekonomi Kreatif : Nadiem Makarim

Kepala Lembaga Nonstruktural

Kepala Staf Kepresidenan : Moeldoko

Wajar minta jatah

Melansir Tribunnews.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai wajar jika sejumlah partai politik meminta jatah dalam kabinet mendatang.

Ia beralasan, berbagi kekuasaan merupakan tujuan dalam politik.

“Itu rumusan politik dimana pun. Jadi memang tujuannya ikut pemilu, capek-capek berkampanye, itu untuk mendapat kekuasaan. Itu wajar-wajar saja partai mencoba untuk mendapatkan kursi pemerintah kabinet yang baik. Itu wajar-wajar saja,” ujar dia yang ditemui di kantor wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/7/2019).

Namun Jusuf Kalla menilai, permintaan jatah menteri tentu perlu disesuaikan dengan kursi di DPR RI yang diraih sebuah partai politik.

“Ya tentu ada aturan dan kewajarannya. Tentu partai yang mempunyai kursi yang besar mendapat juga di kabinet juga yang memadai,” kata Jusuf Kalla.

Sejauh ini, dirinya berharap agar kabinet Jokowi-Maruf Amin dapat diisi orang-orang yang berani mengambil keputusan serta tepat, efektif, dan efisien.

“Kalau mengulur-ngulur atau tidak cepat mengeksekusi lambat perkembangan pertumbuhan kita. Ekonomi, politik, sosialnya. Maka presiden lebih menekankan (calon) menteri yang berani mengekseskusi,” ungkap mantan ketuau umum partai Golkar ini.

Partai politik seperti PKB, NasDem, hingga PPP diketahui secara terang-terangan meminta jatah menteri.

Namun, presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo pernah buka suara terkait susunan kabinet ke depan.

Jokowi pun tidak menampik kabinet terdiri dari komposisi kalangan partai dan profesional, bahkan sejumlah menteri lama juga akan dipertahankan.(*)

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s