Zona Berita

Andre Rosiade Ungkap Kelompok Poros Ketiga Hancurkan Prabowo

ZONADAMAI.COM – Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade memberikan penjelasan panjang lebar soal loyalitasnya kepada Prabowo Subianto.

Maklum, belakangan banyak pihak menudingnya tengah mencari muka untuk bisa membawa partai merapat kepada Jokowi dalam pemerintahan.

“Saya bukan pendukung pak @jokowi saya tegak lurus dengan pak @prabowo. Saya bukan penghianat. Saya bukan pengincar Menteri dan Komisaris BUMN!!! Tlg di ingat sebelum menuduh orang!!” tegas Andre lewat akun Twitternya, Rabu (3/7/2019).

Sebelum memberi penegasan itu, ia menulis kultwit panjang soal adanya poros ketiga yang mencoba bermain di air keruh untuk menghancurkan nama baik Prabowo.

Tanda-tanda semakin jelas. Elite-elite Poros III semakin nyata gerakannya. Delegitimasi Prabowo-Sandi. Rekrutan aktifis, Ex BPN, Timses Prabowo-Sandi dan para petualang jalanan. In short; para penghianat

Mereka berharap ekonomi ambruk. CIA Involvement. Ulang Modus menjatuhkan Pa Harto. Tragedi Mei 98. Sehingga figur baru dan Poros III bisa berkuasa.

Indonesia akan dipimpin oleh penghianat baru. Orang baik dan lurus seperti Pa Prabowo distigma sebagai “Jenderal Kardus”.

Mastermind Poros III sudah main sejak kerusuhan 21-22 Mei. Berharap Pa Prabowo dan Partai Gerindra ditangkap sebagai “Dalang Kerusuhan”

Melemahkan Rezim Jokowi sekaligus membangkitkan kemarahan pengikut 02.
Pak Prabowo disandera. Sebelum 21-22 Mei, pengikutnya ditangkap dengan tuduhan makar. Pasca Clash, 400 orang ditangkap. Prabowo pasang badan. Tenggelam bersama rakyat. Seruan “Jangan Datang ke MK”dirilis

Poros III melempar dadu. Testing the water. Tetep ngajak Aksi di MK sambil caci-maki Pa Prabowo. Nyata, aksi kempes. Massa lebih patuh pada arahan Pa Prabowo. Sebagian massa yang datang adalah massa 02 dan karena ada Bu Titiek Suharto dan patuh sama Habib Rizieq.

Seratusan tahanan dan pengikut Pa Prabowo dilepas dari Penjara Polda. Dijamin oleh DR. Sufmi Dasco Ahmad SH.MH . Atas instruksi Prabowo.

Tersisa Eggi Sujana. Poros Avonturir ngarang cerita. Eggi Sujana tidak dibebaskan karena tolak deal tunduk kepada Jokowi.

Eehh Ngga lama kemudian, tau-tau Eggi Sujana dikeluarkan dengan Jaminan Bang Dasco.

Poros III mengail dalam keruh. Sikat sana, sikat sini. Pa Prabowo pasang badan demi pengikut 02 malah difitnah main mata dengan Jokowi.

Poros III masi menggeliat. Kapitalisasi emosi, amarah, dan idealisme banyak orang.

Jebakan perangkap narasi ditebar. Pa Prabowo jangan begini dan begitu. Ngajarin Partai Gerindra beroposisi. Mereka lupa Partai Gerindra adalah Partai Oposisi selama 10 tahun.

Poros III menggiring perdebatan recehan. Tidak substansial. Olah amarah massa. Supaya pikiran rakyat keruh. Sehingga mudah dikadalin. Sehingga tercipta distrust terhadap Pa Prabowo.

Pelantikan tiga bulan lagi. Mereka sengaja produksi kegaduhan

fait accompli Pa Prabowo dan Bang Sandi. Jangan datang, Jangan Silahturahmi dan “Kami Oposisi” jadi hastag. Seolah-olah mereka lebih tau dan jago. Padahal mengeluarkan satu pejuang dari Penjara Polda saja ngga mampu.

Perdebatan mestinya dalam kerangka taktis politis.

Pembahasan kalkulasi paling realistis dan rasional seputar oposisi atau terima tawaran Jokowi masuk kabinet. Pijakan tetap pada itikad membangun negeri.

Banyak faksi di orbit Jokowi. Masuknya Gerbong Ultra Konservatis Kanan Kyai Ma’ruf amin tambah beban tersendiri

Ada banyak rahasia. Pa Prabowo milih pecah dalam perut. Jaga nama baik banyak orang. Tapi Mereka diam saat Pa Prabowo diserang fitnah.

Ngga ada pemimpin sebaik hati Pa Prabowo. Dan saya tegak lurus patuh instruksi apa pun yang dirilis Pa Prabowo-Sandi.

Apakah itu oposisi atau masuk kabinet, silahturahmi atau tolak datang ke pelantikan Jokowi, rekonsiliasi atau permanent animocity. Karena mereka lebih tau yang terbaik.

Andre tidak mengungkap siapa pihak yang disebut Poros ketiga itu. Namun tentu jelas identifikasi poros ketiga mengarah pada kelompok yang bermain seolah berada di barisan Prabowo-Sandi namun mereka bekerja demi kepentingan kekuasaan.

Sebelumnya, sempat beredar foto kebersamaan Andre tengah berswafoto dengan Jokowi. Foto itu dijadika alasan kepengkhianatan Andre kepada Prabowo.

Namun itu dia bantah termasuk dengan menurunkan pernyataannya ada kelompok ketiga yang merusak perjuangan Prabowo-Sandi.

Foto tersebut merupakan foto lama ini di akun Instagramnya saat debat ke 4 Capres di Shangrilla dengan tajuk Silahturahim No: 1 Presiden No: 2.

“Jangan jadi tukang Fitnah dengan menuduh saya pengkhianat. Saya bukan pencari kerja utk Jabatan Menteri atau Komisaris BUMN,” ujarnya.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s