Zona Berita

Rakyat Puas Terhadap Kinerja Jokowi

ZONADAMAI.COM – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo sangat tinggi. Hal itu yang membuat elektabilitas Jokowi lebih unggul ketimbang calon presiden Prabowo Subianto.

Hal itu terlihat dari survei Vox Populi Research Center yang menunjukkan sebagian besar publik merasa puas, dengan tingkat kepuasan mencapai 71,3 persen.

Direktur Riset Vox Populi Research Center, Dika Moehamad merinci, pembangunan infrastruktur yang menjadi program andalan Jokowi menempati peringkat pertama indikator kepuasan, yakni sebesar 77,6 persen.

“Sementara itu kepuasan soal lapangan kerja mencapai 48,0 persen dan harga pangan 46,2 persen,” kata Dika Moehamad, Senin 25 Maret 2019.

Menurut Dika, sisi itu yang dimanfaatkan kubu oposisi untuk melancarkan kritik. Metafora `tempe setipis ATM` dan `lulusan sarjana hanya jadi ojek online` kerap dilontarkan oleh Prabowo dan Sandiaga Uno.

“Belakangan Jokowi melemparkan janji baru, meluncurkan kartu prakerja dan kartu sembako murah,” lanjut Dika.

Kartu baru itu menjadi jawaban terhadap kritik oposisi dan masalah lapangan kerja serta naik-turunnya harga pangan.

Indikator kepuasan lain yang relatif tinggi adalah pemberantasan korupsi (76,2 persen), hubungan internasional (72,4 persen), dan penegakan hukum (71,7 persen).

“Sedangkan tiga isu lain ada pada tingkat moderat, yaitu pendidikan (71,2 persen), kesehatan (63,8 persen), dan perlindungan HAM (58,1 persen),” jelas Dika.

“Tingginya kepuasan terhadap kinerja pemerintah terkonversi dalam elektabilitas Jokowi yang jauh mengungguli Prabowo,” tandas Dika.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meraih elektabilitas 54,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandi hanya sebesar 33,6 persen. Sisanya sebanyak 12,3 persen masih belum memutuskan pilihan.

Kubu Prabowo-Sandi harus bekerja keras dalam sisa waktu kurang dari satu bulan untuk mengejar ketertinggalan yang terpaut 20 persen.

“Dalam masa kampanye terbuka dan iklan di media massa, serta dua putaran debat kandidat, kepuasan dan ketidakpuasan publik bisa menjadi amunisi bagi kedua kubu untuk merebut suara mengambang,” pungkas Dika.

Survei Vox Populi Research Center dilakukan dengan metode kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 1200 orang, dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi. Margin of error kurang lebih 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data dilakukan pada 5-15 Maret 2019.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s