Zona Berita

LSI Bantah Pernyataan BPN Terkait Survei Timses

ZONADAMAI.COM – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, mengatakan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA tak bisa dipercaya karena lembaga tersebut merupakan bagian dari tim sukses paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Dia menyebut LSI Denny JA tengah berusaha menggiring opini masyarakat.

“Bagi kami, apa yang disampaikan [LSI Denny JA] untuk saat ini tak dapat dipercaya sebagai produk intelektualisme, karena Denny JA adalah bagian dari tim sukses Jokowi. Bahkan setiap hari kerjanya mempromosikan Jokowi,” kata Ferdinand kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/1).

“Yang jelas produk yang dihasilkan Denny JA itu semuanya akan untungkan jokowi karena dia bekerja untuk Jokowi sekarang,” ia menambahkan.

Menurutnya, hasil survei Denny JA yang menyebutkan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang dengan skor 5-1 atas pasangan Prabowo-Sandi dalam debat capres perdana yang digelar 17 Januari lalu hanya akan menjadi bahan tertawaan masyarakat.

Menurutnya, debat perdana capres itu tidak memberi keunggulan pada pasangan tertentu karena format debatnya yang buruk.

“Karena sistem buruk, kita tidak bisa lihat siapa unggul dan punya pemikiran,” kata politikus Partai Demokrat itu.

Dihubungi terpisah, peneliti di LSI Denny JA, Ardian Sopa, mengaku pihaknya bukan merupakan bagian timses kubu manapun.

“Kami tidak terafiliasi dengan salah satu paslon, baik itu [paslon nomor urut] 01 maupun 02, dan bsbisa diamati di setiap rilis, kami dalam posisi menjelaskan fakta. Kalau menguntungkan kubu di sana juga kita lengkapkan, kita sampaikan,” tuturnya.

Terkait tudingan pembingkaian atau framing dalam pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan sejumlah pihak, Ardian mempersilahkan untuk mengeceknya di hasil-hasil survei pihaknya.

“Bisa dilihat dari jenis pertanyaan yang dilontarkan. Itu dimunculkan di jawaban survei. Bisa dilihat. Normal saja,” ucap Ardian.

Dia pun menyatakan bahwa keraguan soal netralitas lembaga survei seharusnya bisa dijawab dengan rekam jejak lembaga terkait.

“Kita sudah ada sejak 2004, hadir di Pileg, Pemilu 2004, 2009, 2014, dan mengiklankan hasilnya yang mayoritas tepat. Pada akhirnya fakta dan waktu yang akan buktikan,” tandas Ardian.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s