Zona Berita

Alasan Jokowi Layak 2 Periode

ZONADAMAI.COM – Opini ditulis oleh Harry Xiao, Direktur Indaya Leadership Co dan Pelatih Kepemimpinan

SIAPA pun Anda yang membaca tulisan ini, saya berharap kita mempunyai satu kesamaan, yaitu kita CINTA Indonesia. Kita semua ingin Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan unggul dalam berbagai bidang.

Saya bukan seorang politikus atau ahli politik. Saya cuma seorang pelatih yang mengkhususkan diri di bidang kepemimpinan. Jadi izinkan saya beropini menurut dasar-dasar ilmu kepemimpinan yang saya ketahui.

Segala sesuatu akan berkembang atau hancur tergantung pada kepemimpinan. Dan di dalam kepemimpinan ada banyak teori dan pengetahuan yang bisa dibahas. Dalam buku Leadership Challenge yang ditulis oleh Kouzes dan Posner berdasarkan penelitian, kriteria utama seorang pemimpin yang diharapkan oleh pengikutnya adalah sifat jujur. Maka seorang pemimpin harus bertindak berdasarkan kejujuran dan keterbukaan. Pemimpin yang memanipulasi kebenaran hanya untuk mendapatkan dukungan semata, akan menuai akibatnya. Sejarah politik nasional dan dunia pun telah mencatat banyak peristiwa terkait dengan hal ini. Tidak ada kebusukan yang akan tersimpan rapi selamanya. Cepat atau lambat semuanya akan terbuka.

Dalam kepemimpinan ada dua hal terpenting, yaitu karakter dan keterampilan. Karakter adalah keterampilan halus atau soft skills yang mutlak dimiliki oleh seorang pemimpin, seperti sifat jujur, berani, disiplin, dan tanggung jawab. Sementara keterampilan yang saya maksud adalah keterampilan dasar atau core skills yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin. Di antaranya keterampilan berkomunikasi, membangun visi, menyusun goal, menangani konflik, membangun tim yang solid, dan mengambil keputusan.

Saya akan langsung membahas bagian-bagian terpenting dari kepemimpinan yang terkait orang nomor satu di Indonesia, yaitu Presiden Jokowi.

Berikut adalah 6 alasan yang ingin saya kemukakan mengapa Jokowi layak memimpin Indonesia lagi di periode ke-2:

1. Jujur dan Sederhana

Kejujuran dan kesederhanaan adalah dua karakter penting seorang pemimpin. Selama ini Jokowi sudah menunjukkan kedua sifat tersebut. Mimik, gestur, nada suara dan pandangan mata beliau saat berbicara ataupun berpidato mampu meyakinkan saya dan banyak rakyat Indonesia, bahwa beliau berkata-kata dengan jujur. Melalui internet dan media sosial, kita bisa menyaksikan hampir semua aktivitas kenegaraan dan kehidupan pribadi Jokowi yang jauh dari kemewahan. Putra-putri beliau pun masih tetap membumi dengan bisnis kekinian yang dirintis dan dikembangkan tanpa katebelece ataupun fasilitas negara.

2. Mengutamakan Kepentingan Rakyat

Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan pribadi, partai, ataupun golongan-golongan tertentu sangatlah berarti bagi kepemimpinan negara saat ini. Tentu menjadi hal yang sulit bagi seorang presiden di Indonesia yang diusung oleh partai.
Berbagai agenda partai selalu menjadi tantangan untuk diselaraskan dengan agenda bangsa. Saya melihat Jokowi masih konsisten menempatkan rakyat di atas segalanya. Walau kadang keputusannya tak selalu bisa menyenangkan semua pihak, tetapi saya yakin keputusan itu pasti dibuat berdasar analisa yang berpihak pada rakyat dan tujuan akhir yang penuh pertimbangan. Tentu saja seorang presiden bisa mengambil keputusan yang salah. Namun niat yang baik akan selalu menemukan jalannya. Semua tergantung dari cara kita memandang, ada plus dan minus.

3. Cerdas dan Memiliki Visi ke Depan

Melihat sepak terjang dan manuver Jokowi memang menarik, kadang menimbulkan senyum geli. Tapi itulah Jokowi. Cerdas, berkelas, dan memiliki visi ke depan untuk Indonesia. Beliau selalu menekankan pembangunan. Walau mungkin, sekali lagi, tak sepenuhnya bisa memuaskan semua orang. Namun, siapa yang bisa menangani carut marut dan korupsi yang sudah mengakar puluhan tahun di negara ini? Saya yakin Jokowi-lah orangnya.

4. Kerja, Kerja, Kerja

Saya suka slogan yang sering beliau kemukakan: Kerja, kerja, kerja! Ya, hanya dengan kerja keras dan kerja cerdas kita bisa bersama-sama membangun bangsa. Wacana dan kata-kata belaka tak akan memberikan perubahan. Saya suka juga gaya beliau menyusun dan menyusun ulang kabinet kerjanya. Mengganti orang-orang yang tak becus kerja dengan para menteri yang siap turun ke bawah, mengikuti aksi beliau. Indonesia saat ini butuh pemimpin yang bisa menjadi contoh dan teladan, tak hanya sekedar gagah dan mempesona banyak orang. Kerja nyata selalu bisa dijadikan contoh yang menginspirasi dan diikuti banyak orang. Politik pencitraan sudah basi. Citra akan terbentuk dari kerja nyata.

5. Dicintai Rakyat

Mungkin ada yang protes dengan alasan kelima ini. Terutama bagi Anda yang anti-Jokowi. Tapi saya tidak melihat ada presiden lain di Indonesia yang begitu dicintai rakyat dengan tulus, selain Soekarno dan Jokowi. Ini adalah bekal penting bagi seorang pemimpin untuk menjalankan tugasnya. Jokowi di mata saya tampak begitu manusiawi, membumi, bisa disentuh, dan menyentuh hati banyak orang. Pemimpin yang dicintai akan mendapatkan semua yang dibutuhkan dari rakyatnya. Rakyat akan rela berkorban dan bersama-sama membangun negeri.

6. Muslim Nasionalis

Bagi Indonesia yang sebagian rakyatnya beragama Islam tentu sangat logis jika memilih pemimpin yang muslim. Namun demikian, Indonesia bukanlah Negara Islam. Indonesia mempunyai dasar Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Terlebih kondisi saat ini ketika ada pihak-pihak yang ingin merongrong kedaulatan Pancasila sebagai dasar negara. Agenda untuk menampilkan sosok nasionalis menjadi sangat penting dan mendesak. Presiden Indonesia harus lebih mengedepankan prinsip kesatuan dalam keberagaman, dibandingkan perpecahan dalam penyeragaman.

Terlepas apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan 6 alasan yang saya tulis, tulisan ini saya buat tanpa tendensi apa pun. Murni hanya karena kecintaan sekaligus keprihatinan pada bangsa ini. Mungkin masih ada 1.000 alasan lain yang membuat Jokowi pantas dipilih kembali di tahun 2019 nanti. Bagi saya 6 hal ini sudah cukup.

Tentu masih ada orang-orang yang juga memiliki kapabilitas untuk memimpin negeri ini. Tapi saya lihat sudah ada sosok Jokowi yang dalam 3 tahun sudah banyak membuat gebrakan. Layak mendapat kesempatan untuk menyelesaikan masa jabatan dengan baik. Jika perlu dua periode untuk menuntaskan apa yang telah beliau mulai untuk Indonesia.

Mari kritisi Presiden dengan masukan dan rambu-rambu yang baik dan bermanfaat. Tapi jangan lakukan hal-hal yang mencederai bangsa sendiri dengan kecurangan, kebohongan, dan saling mengadu domba. Jika para petinggi partai politik mau duduk bersama dan menyusun cetak biru untuk Indonesia masa depan, alih-alih saling gontok-gontokan sendiri, saya yakin dalam 10-20 tahun ke depan Indonesia siap terbang menjadi Garuda Asia yang kita banggakan.

Semoga tulisan ini tidak terlalu pagi untuk menyusup di sela-sela kondisi bangsa yang semakin memanas. Dan, semoga tulisan ini bisa direnungkan secara mendalam, dengan kepala dingin dan hati yang jernih.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s