Zona Berita

EKOSISTEM IOT SEBAGAI PETA JALAN MAKING INDONESIA 4.0

Menuju revolusi industri 4.0, pemerintah Indonesia telah mencanangkan program bertajuk roadmap “Making Indonesia 4.0”. Melalui program tersebut, pemerintah mengajak kepada seluruh industri dan aspek kehidupan lainnya untuk mensukseskan dan mencapai target tersebut. Salah satu elemen penting yang diusung ialah Internet Of Things (IoT).

Internet of Things (IoT) merupakan suatu konsep dimana objek tertentu memiliki kemampuan untuk mengirim data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia, ataupun dari manusia ke perangkat komputer. IoT dapat menghubungkan antar mesin secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan tanpa terbatas jarak. Dalam mewujudkan roadmap pemerintah tersebut, IoT akan memberikan kontribusi yang besar sebagai mesin penggerak industri global di era 4.0.

Namun perlu diketahui bahwa IoT merupakan sebuah konsep teknologi informasi di mana diperlukan para praktisi dan pakar ahli untuk mengembangkannya, sehingga dalam hal ini pemerintah pun perlu bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di bidang industri maupun teknologi informasi agar terbangun sinergitas. Saat ini pemerintah telah membentuk Asosiasi IoT Indonesia sebagai wadah para praktisi dan pakar ahli untuk bekerja sama mengembangkan IoT.

CEO Dycode, Andri Yadi mengatakan bahwa dengan adanya pembentukan Asosiasi IoT Indonesia (ASIoTI), diharapkan mampu membantu pemerintah dengan memberikan masukan-masukan terkait kebijakan IoT, termasuk membantu memberikan standardisasi dan sertifikasi untuk ekosistem IoT ke depan.

Terkait perkembangan Making Indonesia 4.0 sendiri, saat ini beberapa bidang industri tanah air telah mengembangkan IoT untuk mendukung roadmap pemerintah tersebut. Seperti kolaborasi antara Telkomsel, eFishery, Japfa di Kampung Perikanan Digital yang menerapkan teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) untuk mengembangkan konsep memberi makan ikan secara otomatis, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang siap membangun program desa digital di Losarang Indramayu yang sebagai bagian dari skenario Jawa Barat dalam menghadapi revolusi industri 4.0, dan sebagainya. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memang sedang menuju revolusi ke era 4.0.

Founder IoT Forum, Teguh Prasetya, mengatakan bahwa IoT sudah menjadi Internet of Everything dalam berbagai lini perekonomian di Indonesia. Bahkan diperkirakan pada 2025 nanti, sekitar 70% Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan disokong oleh industri berbasis IoT. Sampai saat ini ada 250 perusahaan berekosistem IoT di Indonesia yang tumbuh dan beriventasi disana. Indonesia jangan sampai tertinggal di IoT karena pasarnya masih luas.

Namun perlu diperhatikan bahwa dalam perkembangan teknologi informasi, kejahatan berbasis siber juga ikut berkembang dan terus mengancam para penggunanya. Saat ini IoT menjadi ladang baru kejahatan siber sehingga keamanan dalam ekosistem IoT juga perlu diperhatikan. Pemerintah tidak hanya perlu mempersiapkan ekosistem dan layanan berbasis IoT yang baik, namun juga sistem keamanan yang dapat melindungi data dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s