Zona Berita

Tidak Ada Kelompok Kriminal Bersenjata Di Indonesia

ZONADAMAI.COM, Teror dan pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Papua sangat keji. Tindakan yang dilakukan kelompok berjenjata ini sudah berulang kali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memerintahkan TNI dan Polri menindak tegas pelaku.

Berikut perintah Presiden Jokowi sampai Menhan pada TNI dan Polri untuk tindak tegas KKB Papua:

1. Presiden Jokowi

Presiden Jokowi langsung memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menyelesaikan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh KKB di Nduga, Papua.

Jokowi mengatakan bahwa tempat penembakan tersebut merupakan zona merah. “Tapi kita menyadari pembangunan di tanah Papua itu memang medannya sangat sulit dan juga masih dapat gangguan seperti itu,” kata Jokowi.

2. Menko Polhukam

Menko Polhukam Wiranto telah bicara dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengejar pelaku tersebut habis-habisan.

Menurutnya, penembakan ini sudah di luar batas dan menakuti masyarakat. Agar pembangunan tidak berjalan dan mengganggu kepentingan masyarakat Papua sendiri.

3. Menteri Pertahanan

Menteri Pertahanan Ryamirzad Ryacudu bersikap tegas soal KKB. Menurutnya, dalam menyelesaikan kasus ini tidak bisa dengan cara negosiasi. Sebab tindakan ini bukan lagi kriminal.

“Bagi saya tidak ada negosiasi. Menyerah atau diselesaikan. Itu saja,” ucapnya.

“Kalau sudah nembak-nembak gitu ya siapapun lah. Tidak ada kriminal nembak sebanyak orang itu,” tandasnya.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s