Zona Editorial

Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Rakyat

Pemerintahan Jokowi-JK saat ini masih sibuk membangun infrastruktu di seluruh Indonesia dengan dana sekitar 4.700 triliun untuk membiayai pembangunan infrastruktur di seluruh tanah air.

Pemerintah berencana membangun tol laut di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Pembangunan infrastruktur secara besar-besaran perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi dapat meningkat dan investor mau menanamkan modalnya di Indonesia.

Daya saing Indonesia semakin meningkat di mata dunia internasional. Indonesia termasuk negara dengan perekonomian yang kuat. Pembangunan infrastruktur dan dipermudahnya izin berinvestasi di Indonesia, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, menyebabkan naiknya peringkat daya siang Indonesia dari 41 ke 36 dari 137 negara yang diteliti.

Jokowi sepertinya ingin melanjutkan program MP3EI yang dibuat oleh Presiden SBY dan Wapres Boediono. Program ditujukan mengakselerasi pembangunan di seluruh propinsi di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Gagasan ini bertujuan untuk mendistribusikan pendapatan ke seluruh Indonesia.

Pembangunan infrastruktur akan meningkatkan konektivitas antar wilayah dengan cepat. Pertumbuhan ekonomi diharapkan akan meningkat dan jumlah penduduk miskin akan berkurang. Di bidang kemaritiman kita masih tertinggal. Sebagai sebuah negara besar pembangunan maritim mulai diigalakkan.

Presiden Jokowi terlihat ingin pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia berjalan sempurna Indonesia tidak lagi mengalami Oil Boom seperti dekade 1970-an. Pemerintah kemudian menggenjot sektor non-migas. Industri berkembang. Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Jokowi sangat tepat.

Pembangunan dihitung mencakup banyak faktor. Baru-baru ini Nepal merilis indeks kebahagiaan manusia. Kualitas kehidupan manusia menjadi sesuatu yang penting, bukan hanya kekayaan secara materi semata. Kualitas kebahagiaan menjadi sesuatu yang penting di sini. Banyak orang yang kaya secara materi namun tidak bahagia. Kebahagiaan menjadi sesuatu yang abstrak dan subyektif. Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan banyaknya uang.

Indonesia di bawah Jokowi mengalami transformasi yang cukup besar. Pembangunan besar-besaran ini akan mengubah Indonesia untuk jangka panjang ke depan.

*Oleh Hanvitra (Alumnus Departemen Ilmu Politik FISIP-UI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s