Zona Berita

Indonesia Bebas Korupsi, KPK Menangkap 41 Orang Kasus Korupsi di Malang

ZONADAMAI.COM, Dari 45 anggota DPRD Kota Malang, Tinggal empat orang yang belum menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.

Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan status empat anggota DPRD Kota Malang tersebut, sebab, penyidik belum menemukan alat bukti yang cukup.

“Dari 45 anggota DPRD di sana, memang ada empat yang belum ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup. KPK dalam hal ini belum bisa menetapkan sebagai tersangka,” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa (4/9/2018).

Selain itu, lanjut Basaria, dari keempat anggota DPRD tersebut ada yang berstatus anggota pergantian antarwaktu (PAW) dan ada juga yang sedang sakit. Karena itu, KPK tidak bisa melakukan pemeriksaan.

“penyidik tidak akan sewenang-wenang menetapkan orang sebagai tersangka,” tandasnya.

KPK kembali menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang.

22 orang tersebut ialah Arief Hermanto, Teguh Mulyono, Mulyanto, Choeroel Anwar, Suparno Hadiwibowo, Imam Ghozali, Mohammad Fadli, Asia Iriani, Indra Tjahyono, Een Ambarsari, Bambang Triyoso, Diana Yanti, Sugiarto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Hadi Susanto, Erni Farida, Sony Yudiarto, Harun Prasojo, Teguh Puji Wahyono, Choirul Amri, dan Ribut Harianto.

Mereka diduga menerima suap untuk memperlancar pembahasan APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015. Suap itu diduga diberikan oleh Wali Kota Malang Moch Anton.

Sebelumnya, KPK sudah menetapkan 19 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka. Jadi, saat ini total ada 41 anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada awal Agustus 2017 lalu. Saat itu KPK menangkap eks Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Pemerintah Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono, dan eks Ketua DPRD Malang, Mochamad Arief Wicaksono. Jarot diduga menyuap Arief sebesar Rp 700 juta terkait pembahasan APBD-P Malang.

Kemudian, KPK menemukan indikasi keterlibatan pemberi dan penerima suap lain dalam kasus ini. KPK menjerat 19 orang sebagai tersangka, termasuk Moch Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang.

Anton sudah divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Surabaya terkait kasus ini. Sementara 18 anggota DPRD Kota Malang lainnya sedang menjalani persidangan.

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s