Zona Berita

Inasgoc Sediakan 25.000 Tiket Gratis Asian Games 2018

Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) menyediakan 25.000 tiket khusus untuk pelajar dan komunitas di tiga daerah penyelenggara Asian Games 2018, Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat. Penyebaran tiket tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan dikhususkan untuk cabang-cabang populer dan non populer.

Tiket untuk pelajar akan dikhususnya bagi pelajar yang berprestasi. Sementara komunitas akan dikhususnya untuk pertandingan-pertandingan dimana terdapat tim Indonesia yang bertanding. Hal tersebut diungkapkan Ketua Inasgoc, Erick Thohir kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat di Komisi X DPR RI, Jakarta, Rabu, 25 Juli 2018.

“Ya kami sudah sepakat kerja sama dengan pemerintah daerah Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat. Ada penyediaan tiket 25 ribu untuk pelajar berprestasi. Tapi tadi Komisi X juga meminta kalau bisa digabungkan juga untuk pelajar difabel, dan kami welcome. Ini bagian dari kerjasama agar masyarakat bisa jadi satu kesatuan. Persyaratannya seperti apa untuk bisa dapat tiketnya, nanti kita koordinasi dengan pemerintah daerah,” ucapnya.

Jumlah tersebut, menurut dia, sudah maksimal untuk pelajar dan komunitas. Karena masih ada tiket gratis lainnya akan dibagi untuk suporter khusus.

“Tidak bisa ditambah lagi. Karena kan masih ada pembagian untuk tiket suporter, nanti lama-lama gratis semua,” ujar Erick tertawa.

Direktur Tiket Inasgoc Sarman Simanjorang menambahkan, jika 25 ribu tiket itu artinya 20 persen dari jumlah tiket yang dijual. Nantinya pelajar dan komunitas akan dijatah per hari nya.

Namun, pihaknya juga akan melihat peluang bila ada sekolah atau komunitas yang mau membeli tiket Asian Games 2018 dengan jumlah besar (kapasitas koorporat) pihaknya akan buat kebijakan untuk diskon tiket.

“Jadi itu kan dijatah. Jadi bisa saja, kalau komunitas mau beli dengan jumlah besar, mereka akan mendapatkan harga khusus. Kami akan bicarakan nanti ke kiostix (agen penjualan tiket). Tapi untuk sementara sampai saat ini masih on target,” ujarnya.

Penyebaran pelajar serta komunitas ini nantinya akan diatur oleh Dinas Pendidikan dan perkumpulan komunitas di tiga daerah penyelenggara. Komunitas akan difokuskan untuk olahraga yang populer, seperti bulutangkis, voli, sepak bola. Sementara untuk cabang yang tidak populer, akan dikerahkan pelajar sebagai suporternya.

“Jadi untuk komunitas, nanti kita kerjasama dengan perkumpulan suporter juga yang nanti akan difokuskan di 20 cabang olahraga potensial emas. Jadi tiap tim Indonesia main akan ada suporter disitu untuk menyemangati atlet kita. Sementara untuk olahraga yang tidak populer, kita akan kerahkan pelajar sebagai suporter. Karena Dinas Pendidikan pengprov sudah menyatakan siap untuk membagi penyebarannya, tinggal menentukan cabornya apa dan venuenya dimana,” ucap Sarman. (pikiranrakyat)

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s