Zona Berita

Baznas Sediakan 1 Miliar Untuk Bantu Korban Kelaparan Di Maluku

Setelah suku Asmat di Papua, Indonesia kembali mengalami kejadian luar biasa (KLB) atau krisis kelaparan yang kali ini melanda komunitas adat terpencil suku Maude Ane di Maluku. Sebanyak 3 orang yakni 2 balita dan 1 lansia dikabarkan meninggal karena kelaparan.

Hal tersebut menimbulkan keprihatinan semua pihak termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan menggelontorkan Rp 1 miliar untuk mengatasi kelaparan di kawasan pedalaman hutan Seram di pegunungan Morkele, Kabupaten Maluku tersebut.

Ir. Nana Mintarti selaku Anggota Baznas mengatakan dana ini dikeluarkan secara bertahap sesuai dengan keadaan dan kebutuhan yang terjadi disana.

“Kami menyiapkan tim dan bantuan untuk membantu warga Suku Mause Ane memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami juga memiliki infrastruktur di daerah yang akan mendukung aksi tim ini baik Baznas provinsi maupun Baznas kabupaten dan kotamadya,” ujar Nana kepada Kanalindonesia.com di Kantor Pusat Baznas, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Menurut Nana, pihaknya memiliki Krisis Center Baznas yang siap sedia membantu krisis terjadi di tingkat nasional maupun internasional.

Tim Krisis Center Baznas ini melibatkan seluruh lembaga Baznas yaitu Baznas Tanggap Bencana (BTB), Layanan Aktif Baznas (LAB), Lembaga Beasiswa Baznas (LBB), Rumah Sehat Baznas Indonesia (RSBI), Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM), Baznas Microfinance, dan Zakat Community Development (ZCD).

“Baznas mengirimkan bantuan rescue dan recovery. Rescue mengirimkan bantuan pangan, obat-obatan, vitamin dan tenaga kesehatan. Sedangkan recovery melalui program terpadu pemberdayaan ekonomi, pembangunan shelter ataupun tempat tinggal sementara dan lumbung pangan,” jelas Nana.

Ditambahkan oleh Moh Nasir Rajang selaku Penanggung Jawab Krisis Center Baznas bahwa kematian karena kelaparan perlu penanganan serius baik secara kesehatan, ekonomi maupun sosial kultural.

Oleh karena diperlukan dukungan banyak pihak baik pemerintah, TNI/Polri, swasta maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam krisis di Maluku agar hidup lebih baik dan meningkatkan taraf hidup. Baznas dapat menjadi pintu dukungan publik untuk kasus-kasus seperti kejadian di Maluku ini.

“Tim Rescue akan bertolak ke Maluku Tengah pada Kamis (26/7) malam ini dan langsung menuju lokasi krisis. Walaupun satu orang mati kelaparan, ini menjadi perhatian utama kami. Dalam agama Islam, satu orang kelaparan terlebih mati kelaparan, maka semua orang berdosa,” tutur Nasir. @Rudi

Categories: Zona Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s