Zona Berita

Demi Asian Games, Presiden Ikut Mengalah

Direktur Transportasi Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Ipung Purnomo mengatakan pihaknya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ, serta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan mengupayakan segala cara agar atlet dapat tiba di venue pertandingan tepat waktu.

Bahkan, Ipung mengatakan iring-iringan pejabat tinggi, seperti presiden dan wakilnya, harus berhenti saat berpapasan dengan bus pengantar atlet kontingen Asian Games 2018 yang bakal digelar di Jakarta dan Palembang. 

“Walaupun rombongan presiden harus tetap berhenti. Bus pengantar atlet ini yang jadi prioritas di jalanan. Presiden sudah memberikan atensi soal ini,” ujar Ipung di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018.

Hal tersebut, kata Ipung, bertujuan untuk memastikan atlet tidak telat tiba di venue pertandingan. Soalnya, panitia hanya memberikan toleransi keterlambatan bagi atlet selama 15 menit sebelum dinyatakan kalah akibat walkover (WO).

“Jangan sampai karena ada pejabat lewat, atlet ini misalnya waktunya sudah mepet tiba-tiba distop dan akhirnya terlambat ke venue,” ucap Ipung.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Karlo Manik, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, dan Direktur Transportasi Inasgoc, Ipung Purnomo saat persiapan simulasi waktu tempuh rute atlet dalam Asian Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018. 

Selain itu, Inasgoc juga akan membagi pintu keluar di Wisma Atlet Kemayoran menjadi dua. Di mana pintu satu, yang menghadap ke Jalan HBR Motik, akan digunakan untuk bus pengantar atlet ke Gelora Bung Karno (GBK). Sementara pintu dua, menghadap ke Jalan Raden Haji Keneng Mudatsir, khusus untuk ke venue selain GBK.

“Jadi biar tidak crossing di jalanan,” tutur dia. Inasgoc bersama instansi terkait lainnya pun telah menyiapkan sekitar 500 bus Transjakarta dan bus umum serta sekitar dua ribu kendaraan pribadi untuk mengangkut para atlet dan ofisial ke venue Asian Games. Atlet pun akan diberangkatkan minimal dua jam sebelum jadwal pertandingan mereka dimulai.

Sejumlah simulasi waktu tempuh pun telah dilakukan. Termasuk simulasi pagi ini dengan rute Wisma Atlet Kemayoran menuju enam venue yang berada di Ancol, Rawamangun, Bulungan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cibubur, dan Pondok Indah.

Hasilnya pun jauh lebih cepat dari syarat waktu tempuh 34 menit yang diberikan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Menurut Ipung, dalam simulasi pagi ini didapatkan waktu tempuh menuju venue di Cibubur selama 31 menit, Pondok Indah 30 menit, Ancol 12 menit, TMII 20 menit, Bulungan 20 menit, serta Rawamangun 18 menit.

Dari hasil tersebut, Inasgoc bersama instansi lainnya akan mengadakan evaluasi untuk memperbaiki faktor yang masih dianggap kurang dalam simulasi mobilitas atlet Asian Games. “Alhamdulillah masalah waktu tempuh ini sudah teratasi. Tapi kami akan tetap berupaya medapatkan waktu seminimal mungkin,” ujar Ipung. (tempo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s