Zona Berita

Imam Nahrawi: Euforia Asian Games Harus Melebihi Piala Dunia

Menpora Imam Nahrawi bersama Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, dan Direktur Venue Inasgoc Harry Warganegara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia yang mempertandingkan Perancis vs Kroasia di Halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta, Minggu (15/7) malam. Nobar ini juga diikuti sejumlah kalangan seperti awak media, suporter kedua tim, dan masyarakat sekitar.

Mengingat begitu besar euforia masyarakat dalam menyambut final Piala Dunia ini, Menpora berharap euforia masyarakat harus lebih besar lagi saat perhelatan Asian Games dan Asian Para Games nanti. Terlebih, Indonesia menjadi tuan rumah hajat olahraga terbesar se-Asia itu.

Ini menjadi penting pondasi penting bagi dukungan masyarakat terhadap perjuangan para atlet karena atlet tentu butuh dukungan, butuh doa, butuh semangat, dan motivasi dari seluruh rakyat Indonesia, kata Menpora sebelum kick off dimulai.

Menpora juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Asian Games dan Asian Para Games ini sebagai tonggak sejarah kebangkitan olahraga Indonesia. Di mana olahraga itu menyatukan semuanya, tidak memberikan jarak atas perbedaan suku, agama, ras dan budaya.

Semua bersatu padu dalam rangka meraih sebuah kebanggaan dan harga diri bangsa, ajaknya.

Dalam final Piala Dunia 2018 ini, Menpora pun turut menjagokan tim favoritnya yaitu Perancis. Ia memprediksi skor unggul 2-1 untuk Perancis

Di final saya berharap Perancis bisa menang, meskipun di tempat kanan kiri saya bahkan banyak yang mendukung Kroasia, nggak masalah. Berbeda itu indah, tapi kalau Perancis yang menang itu lebih baik, katanya sembari bercanda.

Sebelum nobar dimulai, digelar terlebih dahulu diskusi mengenai persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018. Sesmenpora Gatot berharap target sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses ekonomi itu bisa terwujud.

Target prestasi minimal masuk 10 besar. Kami sadar diri, tidak mau PHP, makanya 16 medali emas itu udah hitung-hitungan, katanya.

Pada Asian Games kali ini, Gatot menegaskan bahwa anggaran untuk semua cabang olahraga sudah diberikan jauh-jauh hari. Hal itu dilakukan dalam rangka agar para atlet lebih siap dan tidak ada kendala selama menjalani Pelatnas. Sekarang uang sudah kami gelontorkan kepada seluruh cabor, katanya.

Sementara itu, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengatakan meskipun penyelenggaran Asian Para Games digelar setelah Asian Games, namun ia yakin bahwa kehadirannya di babak-babak akhir dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Asian Para Games bukan hanya sekadar sukses penyelenggaraan, tapi juga sukses legacy, dan sukses kemanusiaan (moral) yang dapat diwariskan untuk kita semua, kata Okto.

Ia berharap pada perhelatan Asian Para Games nanti Indonesia dapat menjadi tuan rumah yang baik dan ramah terhadap disabilitas. Okto juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut menonton dan mendukung secara langsung perjuangan para atlet di tempat-tempat pertandingan. (merdeka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s