Zona Berita

Di Jawa Barat, Jokowi Resmikan Bandara Kertajati, Pesawat RI-1 Mendarat Perdana

ZONADAMAI.COM – Pesawat Kepresidenan Indonesia-merupakan pesawat pertama yang resmi mendarat di Bandara Internasional Kertajati yang terletak di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pukul 09.35 WIB pagi ini, Kamis (24/5/2018).

Bandara ini resminya bernama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Dengan uas lahan mencapai 1.800 hektar, BIJB  disebut merupakan bandara kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Runway (landas pacu) yang sudah dibangun sepanjang 2.500 meter x 60 meter, rencananya akan dipanjangkan hingga 3.200 meter x 60 meter agar bisa melayani operasional pesawat sipil terbesar di dunia seperti Airbus A380, Boeing B 747, maupun B 777.

Bandara ini juga mempunyai apron seluas 397.890 meter persegi yang dapat menampung 10 parking stand pesawat jet narrow body.

Selain untuk penumpang dan kargo, BIJB juga akan menjadi embarkasi haji untuk masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

Mengenakan kemeja berwarna putih, kedatangan Jokowi disambut Menteri Perhubungan Budi Karya yang telah tiba lebih dulu. Selain itu, terlihat juga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

“Alhamdulillah sudah kita saksikan pendaratan resmi yang pertama, pesawat turun di Bandara Internasional Kertajati setelah kemarin ada percobaan-percobaan yang dilakukan. Kita berharap bandara ini nantinya menjadi sebuah bandara yang memberikan pelayanan kepada seluruh warga Jawa Barat,” kata Jokowi dalam sambutannya.
Acara peresmian ini menandakan Bandara Kertajati sudah resmi beroperasi. Jokowi berharap beroperasinya Bandara Kertajati ini dapat meningkatkan perekonomian di Jawa Barat, khususnya Majalengka.

Jokowi menambahkan, pembangunan bandara ini bisa menjadi proyek percontohan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Karena pembangunannya melibatkan banyak pihak, yakni pemerintah daerah, pemerintah pusat dan swasta.

“Kita berharap ada dampak ekonomi untuk Kabupaten Majalengka dan Jawa Barat secara keseluruhan,” ujarnya.

Nilai investasi sisi darat Bandara Kertajati adalah Rp 2,6 triliun. Nilai tersebut termasuk pembangunan terminal utama dan fasilitas pendukungnya Rp 2,2 triliun, sisanya untuk modal kerja dan untuk kelengkapan fasilitas lainnya.

“Jadi, total 2,6 triliun itu dipenuhi dengan 70 persennya melalui equity dan 30 persennya melalui pinjaman,” ujar Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat Virda Dimas Ekaputra.[*]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s