Zona Tokoh

Jokowi dan Aneka Komitmen Istimewa untuk Papua

Jokowi saat berkunjung ke Pulau Pianemo, Raja Ampat, Papua.

ZONADAMAI.COM: Joko Widodo mencatat sejarah baru dalam politik nasional ketika menginjakkan kaki di Bandara Sentani, Papua, pada Kamis 5 Juni 2014. Ia merupakan calon presiden yang pertama melakukan kampanye di Papua. Pulau di ujung timur Indonesia sudah istimewa di matanya, nama istrinya, Iriana diambil dari pulau itu.

“Saya perkenalkan istri saya, namanya Iriana, Irian,” ucapnya ketika berdiri di atas rumah Adat Yoka, Kampung Yoka, Jayapura.

Namun bukan soal nama itu saja yang membuat Jokowi datang ke Papua. Layaknya kampanye, berbagai janji mengalir dari mulutnya. Pembangunan infrastruktur dan perkembangan ekonomi bergerak lambat di sana.

Janji ini bukan isapan jempol belaka. Papua benar-benar mendapat perlakuan istimewa di masa pemerintahan Jokowi. Baru dua bulan sebagai Presiden, pada akhir 2014 dia melawat ke Papua. Ia menghadiri perayaan Natal dan meresmikan dimulainya berbagai proyek pembangunan pasar, jembatan, pelabuhan.

Tak cuma Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Jokowi juga mengangkat Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua Lenis Kogoya sebagai staf khusus. Selain itu, lima narapidana politik yang terlibat penyerangan ke gudang senjata di markas Kodim Wamena pada 2003 diberika grasi pada Mei 2015.

Kebijakan paling gres, awal 5 September 2017, Presiden berkomitmen untuk memberikan sekitar 5-10 persen saham PT Freeport kepada masyarakat Papua melalui Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Timika.

Dari catatan, setidaknya dia sudah tujuh kali menyambangi Papua selama tiga tahun menjadi Presiden. Setiap kali datang, ia selalu memulai atau pun meresmikan program pembangunan. Salah satu proyek infrastruktur yang paling ambisius adalah penuntasan pembangunan jalan Trans Papua yang sudah dicanangkan sejak Orde Baru. Ia menargetkan penyelesaian pembangunan jalan sepanjang 4,3 ribu km ini pada 2019.

Anggota DPR dari Papua Barat, Jimmy Demianus Ijie, mengaku baru pada pemerintahan kali ini pembangunan infrastruktur di Papua mengalami kemajuan luar biasa. Jalan Trans Papua, pelabuhan, dan bandara, menjadi titik awal perkembangan masyarakat Papua. Kehadiran Jokowi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Presiden yang paling diingat orang Papua adalah Jokowi,” ucapnya kepada awak media, Senin (16/10/2017).

Terhubungnya beberapa titik ruas jalan Trans Papua kini sudah bisa dinikmati masyarakat. Daerah terisolir di Papua-pun semakin sedikit dan distribusi barang menjadi kian lancar. Tak hanya itu, pelabuhan, bandara baru, dan pembangkit listrik baru mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Papua.

Namun proses pembangunan ini belum selesai. Jimmy berharap pemerintah melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan perbaikan fasilitas perumahan, pendidikan, dan industri di Papua.

Secara terpisah, anggota DPR dari dapil Papua Komaruddin Watubun mengingatkan beberapa konflik yang terjadi di Papua juga perlu menjadi perhatian. “Menghadapi masalah Papua bukan hanya soal pembangunan fisik saja. Ada sejarah masa lalu kita masih menjadi catatan,” jelasnya.

 

Sumber : detik.com
Advertisements

Categories: Zona Tokoh

Tagged as: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s