Zona Editorial

Petisi Kelompok Separatis Benny Wenda Hanya Propaganda Murahan

Rafael Ramirez-PBBZONADAMAI.COM – Ramai beredar berita kelompok Benny Wenda telah menyusupkan ke PBB petisi terkait keinginan orang Papua untuk menentukan masa depannya sendiri. Disebutkan, petisi itu berisikan tanda tangan 1,8 juta orang Papua yang dikumpulkan hingga ke desa-desa yang ingin berpisah dari Indonesia.

Ternyata berita itu bohong belaka, alias hoax. Kepastian tentang kebohongan itu diungkapkan oleh Ketua Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Rafael Ramirez, Kamis (28/9/2017). Dari markas besar PBB di New York, Ramirez  menyatakan bahwa petisi mengenai Papua yang disampaikan oleh kelompok separatis Benny Wenda hanya sebuah propaganda.

“Sebagai Ketua Komite Khusus Dekolonisasi PBB (C-24), saya maupun Sekretariat Komite, tidak pernah menerima, secara formal maupun informal, petisi atau siapa pun mengenai Papua seperti yang diberitakan dalam koran Guardian,” kata Ramirez seperti dikutip dalam keterangan pers Perutusan Tetap RI untuk PBB yang diterima di Jakarta, Jumat (29/8/2017).

Ramirez menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati integritas dan kedaulatan wilayah semua negara anggota.

Menjawab pertanyaan wartawan apakah Dubes Ramirez pernah berkomunikasi dengan Benny Wenda, Ramirez menegaskan bahwa dirinya selaku Ketua Komite Dekolonisasi PBB tidak mungkin berhubungan dengan pihak-pihak di luar agenda C-24.

Selain itu, Duta Besar Rafael Ramirez menyampaikan kegusarannya dengan adanya individu maupun pihak-pihak yang memanipulasi namanya untuk propaganda.

Pernyataan tersebut disampaikan Ramirez setelah pada Rabu (27/9) koran Guardian dalam artikelnya menyebutkan bahwa Benny Wenda telah menyampaikan petisi yang meminta dilakukannya referendum untuk Papua kepada Komite Dekolonisasi PBB.

Lebih lanjut Ramirez menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati integritas dan kedaulatan wilayah semua negara anggota.

Ketua Komite Dekolonisasi PBB itu menjelaskan bahwa mandat dari Komite Dekolonisasi terbatas kepada 17 “Non-Self-Governing Territories”, dan dia menegaskan fakta bahwa Papua tidak termasuk dalam daftar 17 wilayah tersebut.[*]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s