Zona Berita

Ramses: Soal Kritik untuk Jokowi Bantu Rohingya

ramss.jpg

Sumber: Suratkabar.id

Menurut penilaian Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (LAPI) Maksimus Ramses Lalongkoe, Prabowo Soebianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra saat ini sedang galau dan kehabisan bahan untuk mengritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Prabowo menganggap bahwa bantuan yang diberikan Jokowi untuk etnis Rohingya selama ini merupakan pencitraan belaka.

“Terkait kritik ini juga menandakan Prabowo sedang galau dan tidak memiliki cukup bahan untuk mengritik pemerintahan Jokowi,” ungkap Ramses saat dikonfirmasi tim wartawan pada Minggu (17/9/2017), seperti disitir laman Jawapos.com, Senin (18/9/2017).

Ramses menuturkan, Prabowo kesulitan mencari celah kesalahan Jokowi. Hal ini mengakibatkan hal baik yang dilakukan Jokowi pun akan dianggap sebagai hal yang kurang benar dan berkenan.

Maksimus menganalisa bahwa Prabowo seperti yang sedang kebingungan dalam menghadapi pola kerja Jokowi. Seperti diketahui, berdasarkan beberapa surbei yang dilakukan, pemerintahan Jokowi dinilai mampu memuaskan masyarakat banyak.

“Kebanyakan publik menilai puas. Sehingga tak ada cara lain untuk menjatuhkan Jokowi selain Prabowo mengritik Jokowi dengan alasan-alasan yang tidak rasional,” demikian singgung Ramses.

Seperti ditegaskan Ramses, yang dilakukan Jokowi bukanlah pencitraan melainkan bantuan kemanusiaan, yang tentu saja, tanpa memandang latar belakang apapun latar belakangnya.

“Harusnya Prabowo menyampaikan terima kasih atas upaya kemanusiaan Jokowi bukan malah mengritik yang bersifat destruktif,” tandasnya lagi.

Ramses juga menilai bahwa dari segi politik, kritikan Prabowo terhadap mantan gubernur DKI Jakarta tersebut tak berdampak banyak pada publik.

“Sebab apa yang dilakukan Jokowi murni untuk pertolongan dan bantuan kemanusiaan bukan untuk kepentingan dalam negeri,” Ramses memungkasi.

Sementara itu, melansir laman Okezone.com, Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut pengiriman bantuan dari pemerintah Indonesia untuk Rohingya hanyalah pencitraan semata. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily heran dengan ucapan itu.

“Kalau pemerintah tak melakukan apa-apa pasti akan lebih dikritik, melakukan apa-apa pun dianggap melakukan pencitraan. Oleh karena itu saya meminta ke Pak Jokowi nggak usah didengerin deh kritik-kritik, kerja saja kerja maksimal,” tandas Ace di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s