Zona Berita

Analis Intelijen UI: Wajar Kalau Kepala BIN Bertemu Gubernur Papua

ZONADAMAI.COM: Pertemuan Gubernur Papua Lukas Enembe dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dinilai wajar. Sudah sewajarnya Kepala BIN selalu memantau dinamika wilayah di Papua.

“Saya kira, itu sesuatu yang wajar. Biasa-biasa saja. Seorang Kepala BIN bertemu gubernur adalah hal yang lazim dan tidak melanggar aturan apa pun,”” ujar analis intelijen dari Universitas Indonesia (UI) Ridlwan Habib di Jakarta, Selasa (19/9).

Menurut Ridlwan, wilayah Papua menjadi prioritas pantauan keamanan, karena menjadi barometer penting situasi tanah air. Papua harus selalu kondusif, apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sangat memperhatikan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Papua, misalnya dengan pembangunan jalan trans Papua dan juga pembangunan pasar dan infrastruktur.

“Harga bensin juga diupayakan sama dengan di wilayah lain di Indonesia. Jadi, Papua ini memang spesial. Selain itu, Papua juga selalu disorot oleh masyarakat internasional. Papua harus aman. Oleh karena itu, wajar saja Kepala BIN menerima kunjungan Gubernur Lukas,” ujar alumnus S2 Kajian Intelijen UI tersebut.

Koordinator Eksekutif Indonesian Intelligence Institute itu menilai, tugas utama intelijen adalah menghindari pendadakan strategis dalam bidang keamanan. “Tentu, Gubernur Lukas Enembe mempunyai data wilayah. Dia orang asli Papua. Dengan demikian, wajar bia Kepala BIN mendengar langsung dari sumber pertama,” katanya.

Ridlwan menambahkan, kehadiran mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw dalam pertemuan itu juga sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan. “Sangat wajar, karena Paulus mantan Kapolda Papua. Dia baru saja pindah ke Sumut dan tentu data-data Papua masih dikuasainya,” tuturnya.

Ridlwan meyakini pertemuan itu sebagai silaturahmi biasa. “Ada foto-foto. Ada senyum-senyum. Wajar saja itu. Suasananya juga terlihat santai di foto itu,” katanya. Karena itu, dia menganggap aneh jika pertemuan itu dianggap berbau politik oleh sebagian kalangan.

Ridlwan juga melihat ada kejanggalan dalam kabar yang beredar di publik, terutama di media sosial, yang seolah-olah hanya menyerang Kepala BIN. Padahal, dalam pertemuan itu juga hadir pihak-pihak lain. Dia pun menduga ada semacam intensi yang tidak baik kepada Kepala BIN.

Menurutnya, terlalu berlebihan jika pertemuan itu diseret ke wilayah politik dan dimainkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politis dengan tujuan mengganggu pemerintahan. Justru, ujarnya, pertemuan Kepala BIN, Kapolri, dan Gubernur Papua akan berdampak positif bagi masyarakat Papua. “Tentu, yang kita harapkan adalah Indonesia damai, mulai dari Aceh hingga Papua,” ujarnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: