Zona Berita

Cegah Konflik, Polri Siap Jaga Kebebasan Beragama

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana.

ZONADAMAI.COM: Polri dan Imparsial, lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar diskusi bertajuk “Peran Polri dalam Melindungi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya dan Polda Banten”. Polri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga serta melindungi kebebasan beragama masyarakat.

Direktur Imparsial Al Araf mengatakan, konflik internal di sebuah negara berpotensi memecah belah bangsa dan menghancurkan kedaulatan negara. Dulu ada Yugoslavia yang hancur karena konflik suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA). Kemudian di Rwanda, hancur akibat penyebaran kebencian dan genosida. Termasuk, Suriah saat ini sedang mengalami perang saudara. “Indonesia sebagai negara yang plural juga bisa muncul potensi konflik ini,” ujar Al Araf, di Jakarta, Senin (28/8).

Dikatakannya, apabila penegakan hukum tak dikelola dengan baik, Indonesia bisa mengalami konflik. “Salah satu ciri negara gagal menurut PBB (Persatuan Bangsa Bangsa), jika penegakan hukumnya gagal,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, Polda Metro Jaya diharapkan mampu menegakkan hukum dengan baik, sehingga kebebasan beragama dan berkeyakinan dapat dirasakan masyarakat. “Saya percaya institusi Polri bisa menjadi penjaga kebinekaan dan menjaga agar tidak ada pemecah belah bangsa,” katanya.

Sementara Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengungkapkan, tugas Polri adalah menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menjamin rasa aman masyarakat tanpa memandang derajat, suku, bangsa dan agama. Polisi juga dengan tegas akan menindak kelompok yang melanggar ketertiban. “Polri mempunyai peran penting memberikan perlindungan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan seluruh warga, tanpa takut akan diancam sesuai ketentuan undang-undang,” jelasnya.

Menurutnya, dalam menjaga kebebasan beragama, Polri tak bekerja sendirian. Perlu dukungan stakeholder dan masyarakat. Polri optimistis dapat mengoptimalkan perannya dalam menjamin hak bagi seluruh warga, sebagaimana program kapolri yang sedang dijalankan. “Partisipasi dari masyarakat dapat meningkatkan sumber daya manusia Polri pada umumnya dan Polda Metro Jaya maupun Polda Banten, sehingga terbentuk Polri yang profesional, modern dan terpercaya,” katanya.

Ia meminta kepada seluruh pimpinan satuan untuk memberikan penjelasan kepada anggota dalam menjaga keberagaman di masyarakat. “Agar memberikan penjelasan mengenai ancaman, tantangan apa saja yang dihadapi setelah menangani ancaman atau berkaitan dengan tema tersebut (keberagaman dan berkeyakinan), serta mencari solusi tepat,” tandasnya.

 

Sumber : www.beritasatu.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s