Zona Humaniora

Jalan Trans Papua untuk Anak Cucu Papua

Peta-Jalan-Trans-Papua-2-1024x538

ZONADAMAI.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Papua terus digenjot. Salah satunya melalui program Jalan Trans Papua sepanjang 4.330,07 km yang menghubungkan Sorong di Provinsi Papua Barat hingga Merauke di ujung Indonesia bagian Timur. Dalam kunjungan kerja ke Wamena pada 10 Mei 2017 lalu, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri menjajal Jalan Trans Papua, yaitu di ruas jalan Wamena-Habema. Sepeda motor trail yang dikendarai Presiden Jokowi melaju lancar di ruas jalan sepanjang 40 kilometer ini.

Program ini disambut penuh antusias oleh orang Papua, khususnya warga yang selama ini jauh dari hingar bingar keramaian kota.

Seperti Demianus Jopari yang selama ini bertempat tinggal di distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Kondama, Kota Wasior, mengatakan, sebelum ada Jalan Trans Papua transportasi menuju pusat kota hanya dengan kapal.

anak cucu papua

Menurut dia, transportasi kapal juga tidak selalu menjadi andalan. Sebab, kapal yang biasa ditumpanginya ini tergantung kondisi alam. Jika ombak besar, maka perjalanan menuju pusat kota tidak dapat dilakukan.

“Kita kalau mau belanja ke Kota Wasior pakai transportasi laut,” kata Damianus medio Mei lalu saat sedang melakukan peninjauan Jalan Trans Papua, Manokwari.

Demianus mengaku, sehari-hari aktivitas warga Distrik Wamesa merupakan nelayan dan hanya menjadi petani musiman.

Dia mengaku, adanya Jalan Trans Papua akan memudahkan mobilitas masyarakat Papua, khususnya saat ingin membeli bahan baku atau pokok maupun menjual hasil perkebunan.

“Kedepannya anak cucu kami menikmati. Kami terimakasih program Jokowi, baik pembangunan, Kami dukung sekali, kalau tembus ya bisa pakai mobil,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Yohan Sayori, salah satu warga Distrik Kamiani, Kecamatan Mowi Waren, Kabupaten Manokwari Selatan.

Dia mengungkapkan, jalan Trans Papua secara langsung mampu mengurangi beban masyarakat. Pasalnya, selama ini warga Distrik Kamiani, selalu jalan kaki menuju pusat kota Manokwari.

“Kami terimakasih kepada pemerintah sehingga jalan kami dibangun, jalan sangat baik mengurangi beban kita,” kata Yohan.

Dia berharap, jalan Trans Papua khususnya di Papua Barat segera dirampungkan, agaran banyak transportasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Sekarang sudah ada jalan menjangkau mobil ke kota, kalau dulu belum ada jalan. Dulu jalan kaki, dari sini sekitar 20 km. Satu hari dari pagi sore sampe. Mobil itu cepat tidak sampai berjam-jam, setengah jam sudah sampai,” ungkapnya. [batasnegeri.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s