Zona Berita

Pemerintah Daerah Aceh Belum Melaksanakan Apa Yang Diminta oleh Pemerintah Pusat Tentang Perubahan Bendera dan Lambang Aceh

ZONADAMAI.COM – Kepala Biro Hukum Pemerintahan Aceh, Edrian, menjelaskan terkait masalah Bendera dan Lambang Aceh saat ini sedang masa cooling down. Hal itu berdasarkan pernyataan bersama antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Aceh.

Cooling down dari pada itu kan sedang berjalan. Maksudnya begini, bahwa di dalam pernyataan bersama itu antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh kan ada sebutan cooling down artinya tidak melaksanakan dahulu,” kata Edrian, Minggu, (26/03).

Edrian mengatakan dengan adanya cooling down tersebut, maka Qanun terkait masalah Bendera dan Lambang Aceh tidak bisa dijalankan dahulu. Hal itu karena Pemerintah Pusat masih meminta adanya perubahan dari qanun yang disahkan Anggota Dewan Provinsi Aceh tersebut.

“Kan tidak dilaksanakan dahulu terhadap Qanun Aceh tentang Bendera dan Lambang. Dari pihak Pemerintahan Pusat kan menanti adanya untuk perubahan,” katanya.

Kepala Biro Hukum Pemerintahan Aceh ini menjelaskan, di dalam surat mengenai cooling down ada kesepakatan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh terkait Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh.

“Artinya ya kan di dalam surat cooling down di sini, ada kesepakatan antara pihak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh, dimana diharapkan bahwa tentang Bendera dan Lambang Aceh di sini untuk dilakukan perubahan,” kata Edrian.

“Secara riil pemerintah memberi kewajiban melahirkan peraturan pemerintah dan peraturan tersebut yang merupakan turunan dari pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh,” katanya lagi.

Edrian mengatakan “belum tahu karena Pemerintah Aceh belum melaksanakan apa yang diminta oleh Pemerintah Pusat”.

“Ya itu kan, ini kan belum ada. Memang di situ di dalam cooling down-kan menghendaki agar Qanun Aceh Tentang Bendera dan Lambang Aceh itu dilakukan perubahan dan juga diparalelkan dan mengikuti isi Peraturan Presiden. Sedangkan isi Peraturan Presiden itu kan sudah diputuskan oleh pemerintah, sedangkan kita belum melakukan perubahan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, adanya beberapa lembar bendera Bulan Bintang sempat berkibar di Banda Aceh. Diantaranya di MIN Merduati dan di depan Kantor Camat Kuta Alam, Minggu pagi. Selain itu, pada Sabtu, (25/03), bendera Bulan Bintang juga dikabarkan berkibar di Kecamatan Kutaraja Banda Aceh.

Mengenai hal tersebut, Edrian mengaku belum mengetahuinya. “Saya tidak dapat informasi itu,” kata Edrian.[portalsatu.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s