Zona Berita

Perusahaan TA Khalid Belum Membayar Kredit Bank Aceh

khalid-berhutang-ke-bank-acehZONADAMAI.COM – Sebelumnya Calon Wakil Gubernur Aceh T.A Khalid membantah dirinya terlibat utang di Bank Aceh. Dia berdalih, isu kredit macet itu sengaja dimunculkan oleh oknum tertentu untuk menggagalkan dirinya menjadi pendamping Muzakir Manaf di Pilkada Aceh Tahun 2017 nanti.

Itu bukan isu baru, dan tidak ada sangkut paut dengan pribadi saya,” ujar TA Khalid pada saat mendaftar di ke KIP Aceh, Kamis (22/09/16) sebagaimana dilansir sejumlah media massa.

Karena bantahan itu, sejumlah wartawan coba menelusuri kebenaran pengakuan orang nomor 1 Partai Gerindra Aceh itu. Salah satunya wartawan dari situs berita Liputanrakyat.com.Dari penelusuran mereka ke Bank Aceh, diperoleh informasi yang mengejutkan dan sangat bertolak belakang dengan pengakuan TA Khalid. Dari mulut orang nomor satu di Bank milik Pemerintah Aceh dan Kabupaten/Kota se Aceh itu keluar sebuah pernyataan yang sangat layak dipercaya.

Tidak pernah BPD (Bank Aceh) keluarkan surat lunas, tidak mungkin,” ungkap Busra Abdullah, Selasa, (27/09/16) sebagaimana dilansir situs Liputanrakyat.com.

Pengakuan.Direktur Utama Bank Aceh, Busra Abdullah itu sudah menjadi tanda bahwa bakal calon Wakil Gubernur Aceh yang Berpasangan dengan Muzakir Manaf (Mualem) itu telah berupaya untuk menyebar berita bohong kepada publik.

data-hutang-ta-khalid-di-bank-aceh

Belum lunas dan macet,” tegas Busra Abdullah menanggapi pengakuan TA Khalid ke publik akhir-akhir ini.

Dalam persidangan kredit bermasalah di PN Lhokseumawe beberapa tahun silam, seorang saksi bernama Nuzuluddin Zein, karyawan Bank  Aceh menyebutkan dia bertugas di bidang legal dan meneliti keabsahan dokumen yang diajukan pemohon  kredit, dan terhadap  kredit  TA.Khalid  saksi  meneliti  dan  memeriksa  kebenaran warkat-warkat yang diajukan serta meneliti permohonan kreditnya, karena sudah  melebihi 2 Milyar  maka    menjadi  wewenang  pusat  dan  harus  ada  persetujuan  dari  pusat,  kemudian Setelah diperiksa permohonan kredit TA.Khalid secara hukumnya sah  karena kelengkapan syarat misalnya izin usahanya ada, izin tempatnya ada, izin dari real estatenya ada, IMBnya juga  ada  tetapi  sedang  dalam  pengurusan  dan  telah  ada  surat  rekomendasi  dari  Dinas terkait.

“Bahwa sepengetahuan saksi TA.Khalid Sebagai Komisaris PT.Ilham Teguh,” ujar saksi Zubair bin (alm) Tgk Ubat dalam pengakuannya berada dibawah sumpah.

Bila berpedoman kepada Undang- Undang Nomor 11 Tahun Pemerintah Aceh (UUPA) Pasal 67 huruf (m) bahwa salah satu syarat calon Kepala Daerah baik itu calon Gubernur/Wakil Gubernur, calon Bupati/Wakil Bupati harus terbebas dari hutang baik itu secara pribadi maupun badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain itu, juga dijelaskan dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2015 bahwa salah satu syarat administrasi yang harus dilengkapi sebagai calon kepala daerah yaitu surat keterangan tidak memiliki hutang baik secara pribadi maupun badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang dikeluarkan oleh pengadilan niaga. Khusus untuk di Aceh surat itu dikeluarkan oleh pengadilan negeri tempat pihak terkait berdomisili.[bongkarnews.com]

Advertisements

Categories: Zona Berita, Zona Hukum

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s