Zona Berita

Debat Publik Cagub Aceh Akan Meningkatkan Elektabiltas Calon

suasana-debat-publik-pilkada-aceh-yang-diikuti-oleh-enam-pasangan-cagubcawagub_20161223_111438ZONADAMAI.COM, BANDA ACEH – Serunya Debat calon Gubernur Aceh yang digelar pada Kamis lalu (22/12) di Banda Aceh menghasilkan beberapa pelajaran kepada masyarakat. Debat yang disiarkan langsung oleh televisi swasta ke seluruh Indonesia merupakan kampanye gratis kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Seorang intelektual UIN Ar-Raniry Banda Aceh Muazzinah Yacob mengatakan “Kita berharap pada debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada sesi 2 bisa menghasilkan pertanyaan dan jawaban yang lebih menyentuh pokok persoalan rakyat Aceh,” ungkap”, Minggu (25/12).

Ina sapaan akrab Muazzinah Yacob menyebutkan, “paling kurang ada 10 fenomena yang bisa direkam dari kegiatan debat selama 1,5 jam tersebut. secara gampang, warga menyaksikan ada yang kandidat Gubernur yang sangat siap dengan visi misinya. Demikian juga ada calon yang yang mendominasi memberi jawaban tanpa bagi peran dengan wakilnya. Ada kandidat terpancing emosinya seolah diserang pribadi padahal ini ranah kebijakan publik. Namun calon itu harus bisa menjaga dan kendalikan emosi”.

Adapun 10 Fenomena yang dapat dilihat saat debat Publik Cagub dan Cawagub yaitu :

  1. Ada beberapa kandidat yang sangat siap dengan visi misinya.
  2. Ada kandidat yang mendominasi tanpa bagi peran dengan Cawagub
  3. Ada kandidat lebih terlihat “cerdas” Cawagub daripada Cagub.
  4. Ada kandidat “terpancing” emosinya seolah diserang pribadi padahal ini ranah kebijakan publik.
  5. Ada kandidat yang menjawab dengan tepat sesuai pertanyaan.
  6.  Ada kandidat yang menjawab diluar konteks pertanyaan.
  7. Ada kandidat yang terlihat “public speaking” sangat kurang serta “body language’ nya kurang sempurna alias “tit-tut”.
  8. Ada kandidat yang secara “tone” nya sangat jelas.
  9. Ada kandidat yang “curhat” tentang pemerintahan masa lalunya.
  10. Ada kandidat yang menganggap jawaban kandidat orang lain adalah retorika.

Secara terbuka, debat ini memberi pelajaran kepada masyarakat dalam menjawab pertanyaan secara lugas dan jelas, menyerang calon lain dengan pertanyaan yang menusuk.

Ina mengingatkan, agar Aceh menghasilkan Gubernur dan Wakil Gubernur yang berkualitas, maka perlu personel penyelenggara yang bermutu, pemilih yang cerdas, timses yang mampu menjelaskan konsep-konsep kepada pemilih serta media yang profesional.

Dari enam calon Gubernur dan Wakil Gubernur, ada calon yang jawabannya dinantikan masyarakat baik karena dianggap jenaka atau to the poin,” ungkap Ina.

“Saya pastikan, setelah debat ini, ada peningkatan populer dan elektabilitas calon. Karena itu, jangan kandidat lihat “sebelah mata” terhadap debat ini. Perbaikin lagi pada debat sesi 2,” pungkas Ina yang juga Peneliti Aceh Institute ini.[aceh.tribunnews.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s