Zona Berita

Mantan Kombatan GAM di Aceh Timur Dihimbau Tidak Ribut Hadapi Pilkada

Syafrizal Komeng

Syafrizal Komeng

ZONADAMAI.COM – Hanya ada dua pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Aceh Timur dalam Pilkada 2017.  Kedua balon itu adalah Ridwan Abubakar (Nek Tu) – Tgk Abdul Rani (Polem) dari jalur independen, dan Hasballah HM.Thaib (Rocky)-Syahrul Bin Syamaun (HARSYAH) yang diusung Partai Aceh.

Karena hanya dua kandidat, maka masyarakat Aceh Timur tentu akan terbagi ke dalam dua kelompok pendukung maupun tim sukses (timses).

Menyikapi hal itu, mantan kombatan GAM yang juga merupakan anggota KPA 05 Idi Rayeuk, Aceh Timur, Syafrizal Komeng mengajak semua lapisan masyarakat termasuk mantan kombatan GAM di Aceh Timur untuk menjaga kedamaian dalam menghadapi Pemilu 2017 mendatang.

“Saya mengimbau masyarakat dan semua anggota KPA maupun mantan kombatan GAM di Aceh Timur, agar tidak ribut menghadapi Pilkada 2017 mendatang. Karena, balon bupati di Aceh Timur hanya dua kandidat yang kedua-duanya merupakan mantan GAM dan putra Aceh Timur. Jadi mari kita jalankan politik secara sehat, karena kemenangan itu yang menentukan Allah yang Maha Kuasa,” ungkap Syafrizal Komeng, Selasa (17/10/2016).

Afrizal yang mengaku sangat paham situasi lapangan di Aceh Timur ini meminta kepada masyarakat dan kombatan GAM yang menjadi pendukung masing-masing kandidat agar tidak saling mangadudomba.

Menurut Koordinator IMI Wilayah Aceh Timur ini, selama ini situasi di lapangan panas seperti api dalam sekam.

“Jadi kalau kedua timses tidak saling menjaga, maka semakin dahsyat, karena timses dan pendukung dari kedua kubu sama-sama punya kemampuan. Jadi dengan imbauan ini kami (dari pihak Partai Aceh) tidak mau ada ribut,” ungkapnya.

Ia pun mengkhawatirkan jika kedua timses atau pendukung tidak saling menjaga dikhawatirkan orang yang tak berdosa akan menjadi korban karena fitnah, seperti di masa konflik.

“Intinya siapapun yang terpilih tetap bupati Aceh Timur, jadi jangan sampai gara-gara masalah politik atau kursi bupati kita hilang nyawa. Sudah cukup orang-orang tak berdosa menjadi korban nyawa di masa lalu,” pinta Syafrizal.[*]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s