Zona Hukum

Pasukan BKO Hadir Untuk Pastikan Pilkada Aceh Berlangsung Jujur dan Damai

img_6345ZONADAMAI.COM – Kabid Humas Polda Aceh Komisaris Besar Gunawan mengatakan pengiriman BKO ke Aceh masih bersifat wacana. Menurutnya, masih terjadi pembahasan oleh Kapolri terkait penambahan pasukan. Sementara di Polda Aceh belum ada pembicaraan soal itu.

“Jika sudah pasti, kami akan gelar konferensi pers,” jawab Kombes Gunawan, Sabtu pekan lalu.

Namun, ia menduga memasuki masa kampanye pada 26 Oktober mendatang, secara perlahan akan ada pergeseran pasukan BKO ke Aceh.

Ditanyai kebutuhan pasukan di Aceh untuk mengamankan Pilkada, Gunawan mengaku belum mendapatkan laporan detil. Begitupun jumlah pasukan organik saat ini, ia mengaku tak tahu pasti angkanya. “Saya tak hafal berapa, saya harus lihat data dulu berapa jumlahnya,” dalih Kombes Gunawan.

Menurut Gunawan, kebutuhan BKO ini murni untuk memastikan Pilkada Aceh berlangsung jujur dan damai. Penambahan 1900 personil BKO, kata dia, sudah mencukupi untuk kebutuhan pasukan di Aceh dalam mengamankan Pilkada 2017. “Berdasarkan eskalasi ancaman, rencana sudah mengcover, kita akan sebar pasukan bersenjata ke seluruh Aceh sesuai SOP.”

Dia memastikan pihaknya akan memetakan daerah-daerah yang menjadi titik rawan dalam Pilkada nanti. “Kita akan terus memetakan kerawanan konflik sampai menjelang kampaye,” akunya. “TPS harus dipastikan aman, dan daerah mana saja yang rawan akan kita perketat lagi, dan pihak kepolisian akan terus mengupdate berdasarkan informasi dari intelijen.” 

Saat ini Polda Aceh masih menunggu intruksi Kapolri terkait pengirman BKO ke Aceh. Begitupun, BKO yang dikirimkan belum dapat dipastikan akan didatangkan dari mana. “Yang jelas, pasukan BKO ini adalah dari kesatuan Brimob.”

Gunawan menyangkal keberadaan BKO nantinya akan membangkitkan trauma di tengah masyarakat. Saat ini, 11 tahun Aceh paska damai dinilainya mindset masyarakat sudah jauh berbeda dalam melihat pasukan BKO. Ia juga meminta semua pihak untuk saling menjaga keamanan dan tak melakukan provokasi.

“Kita terus mempetakan potensi kerawanan dan dinamika sosial. Kita terus mengupdate informasi dari intelijen hingga menjelang pergeseran BKO ke lokasi. Yang jelas, kita punya perencanaan,” beber Gunawan. “Prioritas tindakan akan dilihat menjelang masa kampanye dimulai. Kita terus meranking potensi wilayah yang rawan hingga ke yang paling aman.”

Ia menjelaskan, polemik soal pasukan di lapangan dipersenjatai atau tidak dalam pengamanan semestinya tak perlu diperdebatkan lagi. Hal ini dikarenakan sudah diatur dalam Standart Operation perocedure (SOP) kepolisian.

Brimob yang di BKO-kan dan senjata apa yang akan dibawa, kata dia, sesuai dengan pertimbangan dan kerawanan daerah yang akan didatangi nantinya.

Menurut penilaiannya, Aceh saat ini sudah sangat aman. Untuk itu, kehadiran BKO juga untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat. “Untuk tim pengamanan akan menggunakan senjata lengkap sesuai dengan SOP yang standar dari ancaman yang akan kita hadapi. Kita tidak serta merta melakukan pemaksaan dan tidak main kasar. Personil kami di lapangan akan melakukan pendekatan humanis,” pungkasnya. [pikiranmerdeka.co]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s