Zona Berita

Aceh, Provinsi ke-4 dengan Penurunan NTP Tertinggi

 

ZONADAMAI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Provinsi Aceh pada bulan September 2016 berada pada posisi Provinsi ke-empat dengan penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi yaitu sebesar 0,49 persen. Tiga provinsi di atas Aceh adalah Lampung sebesar 1,15 persen, Maluku sebesar 0,74 persen, dan Sulawesi Tengah sebesar 0,53 persen.

Dari 33 Provinsi yang dilaporkan perubahan NTP pada September 2016 terhadap bulan sebelumnya, terdapat 21 Provinsi yang mengalami peningkatan sedangkan 12 Provinsi mengalami penurunan. Provinsi yang mengalami peningkatan tertinggi berturut-turut adalah Sumatera Utara sebesar 1,50 persen, diikuti Jambi sebesar 1,43 persen, serta Riau sebesar 1,00 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan di beberapa daerah di Provinsi Aceh pada bulan September 2016, NTP sebesar 95,10 mengalami penurunan indeks sebesar 0,49 persen. Hal ini dikarenakan indeks yang diterima petani (It) mengalami peningkatan sebesar 0,23 persen atau lebih kecil dari peningkatan indeks yang dibayar petani (Ib) yang meningkat sebesar 0,72 persen.

Bila dirinci menurut subsektor, diketahui bahwa terjadi penurunan NTP pada 3 subsektor yaitu Tanaman Pangan sebesar 0,79 persen, diikuti Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,58 persen, dan Hortikultura sebesar 0,03 persen. Sedangkan 2 subsektor yang mengalami peningkatan NTP adalah Peternakan sebesar 1,77 persen dan Perikanan sebesar 0,18 persen.

Indeks Harga yang Diterima Petani (It) pada September 2016 meningkat sebesar 0,23 persen dibandingkan It bulan sebelumnya. Peningkatan It terjadi pada seluruh subsektor yaitu Peternakan sebesar 2,13 persen, Perikanan sebesar 1,11 persen, Hortikultura sebesar 0,72 persen, Tanaman Pangan sebesar 0,15 persen, dan Perikanan sebesar 0,09 persen.

Melalui indeks harga yang dibayar petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.

Pada bulan September 2016 di Provinsi Aceh, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) meningkat sebesar 0,72 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yaitu dari 123,42 menjadi 124,31 Peningkatan Ib terjadi pada seluruh subsektor. Adapun subsektor dengan peningkatan Ib tertinggi terjadi pada Tanaman Pangan sebesar 0,94 persen sedangkan subsektor yang mengalami peningkatan terendah adalah subsektor Peternakan sebesar 0,35 persen.

[diolah dari data BPS]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s