Zona Berita

HMI Aceh Desak Pemerintah Kembangkan Pariwisata di Zona barat Aceh

hmi-aceh

ZONADAMAI.COM – Ibarat gayung bersambut, visi balon gubernur Aceh Tarmizi A Karim untuk membagi Aceh dalam 3 (tiga) zona pembangunan ternyata sejalan dengan aspirasi aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh.

Kesamaan visi itu tampak dalam diskusi informal 15 perwakilan pengurus Badan Koordinasi (Badko) HMI Aceh dengan Profesor Dr. Bachtiar Aly, MA yang merupakan salah  satu anggota komisi 1 DPR RI asal Aceh di MC Coffe, Simpang Lima, Banda Aceh, Minggu, 6 Oktober 2016.

Dalam diskusi bertajuk ‘ketahanan pulau terluar Aceh’ itu,  Mirza Fanzikri selaku Ketua umum terpilih Badko HMI Aceh periode 2016-2018 menuturkan, pihaknya akan terus mengawal pembangunan di daerahnya mulai dari kawasan pinggiran sampai ke pusat kota.

Penguatan daerah terluar itu sangat penting kita kawal, apalagi sedang marak penyeludupan narkoba dan illegal fishing. Ini sangat merugikan daerah jika dibiarkan,” ujar Mirza, Minggu 9 Oktober 2016.

“Seperti di pulau-pulau terluar yang berada di daerah Singkil dan kawasan Aceh Besar. Daerah tersebut sangat rawan dan butuh pengawasan serta pengembangan multi demensi. Harus dilakukan penguatan dan pengembangan wilayah di bidang pariwisata, perikanan, syariat islam, serta menjamin keamanan,” tegas alumni pascasarjana Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut.

Dengan cara itu, kerawanan seperti maraknya penyeludupan narkoba dan illegal fishing sebagaimana terjadi juga di wilayah pulau terluar lainnya bisa diminimalisir.

Kepada komisi 1 DPR RI dan kepada para pihak, Mirza berharap agar pemerintah segera melakukan penguatan ketahanan daerah dengan pemerataan pembangunan di kawasan-kawasan terluar.

Sebagaimana diketahui, ketika melakukan Rapat Akbar bertajuk ‘Kerja Membangun Aceh’ di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh (1/10/2016) balon gub Aceh Ir Tarmizi A Karim MSc, mengatakan bahwa ia dan pasangannya, Ir Machsalmina Ali, akan membagi Aceh ini menjadi tiga zona pembangunan. Tiga zona itu adalah zona timur utara, zona barat selatan, dan wilayah tengah.

Pembagian zona pembangunan itu bertujuan untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan bagi masyarakat Aceh. Setiap zoana akan dikembangkan sesuai dengan potensi sumber daya alam serta kharakter dari masing-masing wilayah. Zona barat selatan dalam konsep Tarmizi-Machalmina adalah zona pesisir yang memiliki potensi pariwisata laut yang luar biasa. Pengembangan potensi pariwisata dimakasud tentu akan berdampak terhadap menurunnya tingkat kerawanan sebagaimana dikhawatirkan oleh para mahasiswa tersebut.[*]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s