Zona Politik

Bukti Deklarasi Partai Aceh Diputuskan Tanpa Musyawarah

kpa-dan-pa-daerah-i-pase-menggelar-konfrensi-pers_20160826_093213

ZONADAMAI.COM – Para Majelis Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh beserta seluruh jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) menyampaikan pernyataan sikap menolak pencalonan H Yusuf Muhammad sebagai bakal calon wakil wali kota Lhokseumawe.

Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers yang berlangsung di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PA Lhokseumawe, Kamis (25/8). Pernyataan sikap yang telah ditandatangani Panglima Muda Daerah I, Tuha Peut, dan Para Panglima Sagoe tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPW PA Lhokseumawe, Junaidi Arahman.

Isi surat pernyataan tersebut sebagaimana dibacakan Junaidi, antara lain dikatakan bahwa Majelis Sagoe Tjout Kupula dan Majelis Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh beserta seluruh jajaran KPA, PA dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Banda Sakti, Kecamatan Muara Satu, dan setengah Kecamatan Muara Dua, menolak Yusuf Muhammad sebagai bakal calon wakil wali kota Lhokseumawe.

Mereka meminta kepada pimpinan untuk segera menggantikan Yusuf Muhammad dan menerima calon yang diusung dan ditetapkan oleh majelis Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh dan Sagoe Tjot Kupula. “Yusuf Muhammad tidak pernah diusung majelis Daerah I. Sedangkan hasil keputusan dari para majelis yang diusung sebagai wakil untuk mendampingi Suaidi Yahya adalah Syahrur Amani,” sebut Junaidi A Rahman.

Ketua DPW PA Lhokseumawe, M Salem Ibrahim, juga mendukung keputusan majelis Daerah I tersebut. “Jadi kami harapkan pimpinan di tingkat Wilayah Pase ataupun Aceh agar segera menyelesaikan hal ini,” pungkas M Salem Ibrahim yang juga sebagai Panglima Muda Daerah I.

Sebelumnya, KPA Daerah I Wilayah Samudera Pase juga pernah menyampaikan penolakan terhadap penetapan Yusuf Muhammad sebagai bakal calon wakil wali kota Lhokseumawe dari Partai Aceh (PA). Penolakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di kantor Kantor KPA setempat kawasan Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Senin (15/8).

Perwakilan Majelis KPA Daerah I, Ramli bin Abu, saat itu menjelaskan bahwa dalam mengusulkan calon wali kota dan wakil wali kota, majelis daerah satu telah bermusyawarah beberapa kali sehingga pihaknya pun menetapkan tiga nama (tidak termasuk Yusuf Muhammad) sebagai calon wakil wali kota.

Namun saat diumumkan, calon wakil yang mendampingi Suaidi Yahya, ternyata Yusuf Muhammad. Padahal nama tersebut tidak pernah diusulkan pihaknya. “Kami sangat sesalkan, kenapa nama yang tidak diusulkan yang dipilih. Jadi kami tetap menolak Yusuf Muhammad sebagai calon wakil wali kota,” ujarnya. [aceh.tribunnews.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s