Zona Berita

Tindak Tegas Bagi Dalang Provokator Jelang Pilkada Aceh 2017

mengambil-hidangan

ZONADAMAI.COM – Pangdam Iskandar Muda (Kodam IM), Mayor Jenderal TNI Luczisman Rudy Polandi, menyebutkan, “jika ada provokator dalam perjalanan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Aceh, maka akan ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku”.

Pangdam IM menegaskan, “Kalau ada provokator menjelang pilkada di Aceh, ini adalah ranah hukum dan merupakan tugas kepolisian untuk menindak. Tapi kita juga akan coba panggil yang bersangkutan untuk diberi tahu. Kalau memang tak dengar, ya akan kita tindak. Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk kita tangkap dan kita proses sesuai aturan”.

Panglima Kodam Iskandar Muda itu menyebutkan, “menjelang Pilkada 2017 situasi Aceh secara umum sangat kondusif dan aman. “Saya lihat situasi Aceh secara umum masih dalam batas toleransi dan saya harapkan Aceh ini selalu aman,” ujar Pangdam IM kepada Serambi.com seusai temu ramah dengan Bupati Aceh Timur, H Hasballah M Thaib dan jajaran Pemkab Aceh Timur di meuligoe Bupati setempat, Rabu (20/07).

Pangdam IM juga mengajak, para bakal calon gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota di Aceh saat ini rata-rata sudah berpikir positif. “Para kandidat saat ini rata-rata sudah berpikir positif. Untuk masalah-masalah yang memicu konflik mudah-mudahan dijauhkan, karena sekarang ini kondisi Aceh sudah sangat baik,” ujarnya.

Pangdam juga mengajak semua elemen masyarakat yang berada di provinsi ini untuk menjaga perdamaian Aceh. “Mari kita jaga perdamaian dan ukhuwah islamiah. Kita orang Islam, harus menjaga dan kita sendiri yang menjaganya, bukan orang lain. Insya Allah dengan kita menjaga dan kita samakan persepsi, pola pikir, dan pola tindak, insya Allah Aceh akan lebih aman dan lebih maju,” ujarnya.

Pilkada damai di Aceh pun, menurut Pangdam IM, harus diwujudkan bersama, karena masyarakat Aceh saat ini sudah cerdas. “Pejabat-pejabat yang akan mencalonkan diri juga sudah pintar dan sudah mengerti teknik berdemokrasi yang baik. Demokrasi di Aceh saat ini sudah sangat baik dan Aceh menjadi contoh. Bayangkan, Aceh konflik sekian tahun, tapi bisa damai, kemudian dicontoh oleh Thailand, Filipina, dan Myanmar. Saya bangga sekali. Saya besarnya di Aceh dan sebagian hidup saya untuk Aceh,” ungkap Pangdam L Rudy Polandi.

Ditanya tentang upaya pengamanan menjelang Pilkada 2017, Pangdam IM menyatakan, pihak TNI siap membantu tugas kepolisian. “Undang-undang mengatur bahwa TNI akan membantu tugas-tugas kepolisian. Kita akan mengerahkan pasukan sesuai dengan kebutuhan yang diminta kepolisian. Insya Allah kita jamin Pilkada damai selama tidak ada provokasi,” ungkapnya.

Namun, jika ada provokasi, pihak Pangdam IM akan mencari siapa pun yang melakukan provokasi tersebut. “Soalnya, kalau sudah diprovokasi masyarakat jadi sulit dibendung. Nah, inilah yang harus kita jaga. Yang menjaga bukan hanya TNI dan Polri, tapi harus semua elemen. Termasuk rekan-rekan mahasiswa. Jadi, jangan mengompori. Beritanya pun jangan dibesar-besarkan headline-nya. Jadi, sama-samalah kita menjaga,” pinta Pangdam L Rudy Polandi.[*]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s