Zona Politik

Tanggapan Muharram Atas Pemecatan Dirinya Sebagai Sekjen PNA

Sekjen Partai Nasional Aceh (PNA) Muharram

Sekjen Partai Nasional Aceh (PNA) Muharram Idris

ZONADAMAI.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasional Aceh (PNA) Muharram Idris meminta mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang juga kader PNA agar mengintrospeksi diri terlebih dahulu sebelum mengeluarkan pernyataan. Hal tersebut disampaikan Muharram sebagai tanggapan atas pernyataan Irwandi yang menyatakan bahwa dirinya telah resmi dipecat oleh PNA.

“Seharusnya dia (Irwandi-red) mengintrospeksi diri dulu sebelum memberikan pernyataan terhadap pemecatan saya, siapa yang pecat? sampai hari ini saya tidak menerima surat resmi dari partai bila saya telah dipecat,” ujar Muharram kepada Klikkabar.com, Selasa 21 Juni 2016 melalui via telepon.

Katanya, seharusnya dia (Irwandi Yusuf) sadar diri, karena selama ini dia telah banyak melakukan kesalahan-kesalahan terhadap partai, “Syukur-syukur dia tidak dipecat,” ungkapnya.

Muharram juga menyebutkan bahwa tudingan pemecatan dirinya yang disampaikan oleh Irwandi Yusuf adalah upaya dia agar bisa mengkudeta partai sehingga mau mengusngnya sebagai calon Gubernur Aceh periode 2017-2022.

Padahal sebelumnya, kata Muharram, Irwandi sama sekali tidak menghargai partai PNA yang hanya mampu meraup 3 kursi dan tidak mampu mengusung calon Gubernur. Tapi hari ini, dia seakan tampil sebagai pahlawan yang ingin menguasai partai kembali.

“Tudingan pemecatan saya oleh partai hanya kedok dia untuk bisa mengkudeta PNA, agar diusung pada pilkada 2017,” sebutnya.

Dikatakannya, Irwandi Yusuf merupakan salah satu pendiri dan kader terbaik PNA, “kita mendukung pencalonannya, tapi kalau permainannya sebagai orang sok hebat, pasti kita tidak suka,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua majelis Partimbangan (MPP) PNA, Irwandi Yusuf mengatakan bahwa Muharram telah resmi dipecat dari Partai PNA.

“Muharram bukan mengundurkan diri tapi dipecat,” kata Irwandi.

Mantan orang nomor satu di Aceh itu juga menjelaskan bahwa, pemecatan Muharram sudah melalui mekanisme partai. Ia menyebutkan bahwa pemecatan tersebut diputuskan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) beberapa waktu yang lalu. Namun, Irwandi mengaku tidak hadir dalam Rapim yang mengambil keputusan tersebut. [klikkabar.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s