Zona Berita

Polda Papua Tangkap Gembong OPM, Kelenak Telenggen

Irjen Boy Rafli Amar

Irjen Boy Rafli Amar

ZONADAMAI.COM – Polda Papua berhasil membekuk Kelenak Telenggen, salah seorang pimpinan kelompok pemberontak bersenjata yang berbasis di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, Rabu (1/6/2016) membenarkan penangkapan oleh Polda Papua bersama Polres Jayawijaya tersebut. Detikcom memberitakan Kelenak telah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

“Yang bersangkutan mencoba melarikan diri sehingga ditembak di bagian kaki,” kata Boy.

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan Kelenak sempat melawan dan berupaya merebut senjata milik petugas sehingga dilumpuhkan dengan ditembak ke kaki.

“Proses pemeriksaan terhadap Telenggen akan dilaksanakan di Mapolda Papua di Jayapura,” kata dia.

Kelenak Telenggen diduga memimpin penyerangan terhadap anggota Brigade Mobil pada 2014, Kepolisian Sektor Sinak pada Desember 2015 dan penyerangan terhadap karyawan PT Modern, Maret lalu.

Berikut daftar kejahatan yang dilakukan Kelenak:

1. Penembakan yang terjadi pada tanggal 15 Maret 2016 pukul 13.45 WIT Bertempat di Kampung Agenggeng, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak terhadap Karyawan PT Modern.

Empat orang karyawan meninggal dunia dan dua alat berat dibakar pada kejadian ini. Korban yang meninggal dunia di antaranya adalah Anis, Andi, Daud dan David.

2. Penyerangan Polsek Sinak Kabupaten Puncak yang terjadi pada tanggal 27 Desember 2015, 20.45 WIT. Kelompok yang dipimpin Kelenak Telenggen menyerang Polsek Sinak, mengakibatkan tiga anggota Polsek meninggal dunia dan seorang anggota mengalami luka tembak di bagian tangan.

Korban meninggal dunia dalam peristiwa ini adalah Brigadir Satu Ridho, Brigadir Dua Arman dan Brigadir Dua Ilham. Selain itu, pelaku juga merampas tujuh pucuk senjata milik polsek sinak.

3. Penembakan yang terjadi pada 3 desember 2014, 10.15 WIT, di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Dua anggota Brigade Mobil Papua ditembak pada saat membawa truk untuk mengakut kursi ke gereja.

Kedua anggota itu meninggal dunia di tempat dan senjatanya dirampas. Mereka adalah Ajun Inspektur Dua Thomson Siahaan dan Brigadir Dua Apriyanto Forchen. [*]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s