Zona Berita

KIP Aceh Tetapkan 153.045 dukungan KTP bagi Cagub Independen

ridwan-hadi-KIP Aceh

ilustrasi: Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi sedang berbincang-bincang dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang akan menjadi calon incumbent dari jalur independen (Foto: aceh.tribunnews.com)

ZONADAMAI.COM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menetapkan jumlah penduduk Aceh dalam Pilkada 2017 dengan total penduduk 5.101.673. Dengan demikian maka bagi setiap bakal calon Gubernur Aceh yang maju melalui jalur independen harus memenuhi 3 persen dukungan pemilih yang dibuktikan dengan salinan KTP, SIM atau paspor sebanyak 153.045 dukungan.

Sedangkan untuk kandidat calon dari partai politik atau koalisi partai politik, harus memiliki 15 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) atau dari hasil perolehan suara. Dengan jumlah kursi di DPRA saat ini 81 kursi, maka partai politik atau koalisi partai politik pengusung harus memiliki 13 kursi.Hal itu ditetapkan dalam rapat pleno KIP Aceh, Sabtu (21/5/2016).

Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi kepada awak media di Banda Aceh, Senin (23/5/2016) menyebutkan KIP Aceh akan membuka pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur dan bupati/wali kota serta wakilnya pada Agustus 2016 mendatang.

“Syarat untuk calon dari partai dan calon independen mengacu pada Undang-Undang Pemerintahan Aceh No.11 tahun 2006 dan Qanun Pilkada Aceh,” kata Ridwan.

Ridwan menambahkan, dalam pelaksanaan pilkada, terkait persyaratan dukungan bagi calon kepala daerah, baik untuk gubernur maupun bupati/wali kota, KIP Aceh tetap mengacu pada UUPA.

“Tapi, apabila persyaratan tersebut tidak diatur dalam UUPA baru kita gunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada,” terangnya.

Ridwan menegaskan, Pilkada Aceh tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, walaupun saat ini di DPR Aceh sedang dibahas Qanun (perda) tentang Pilkada. Dalam pembahasannya, sedikit alot antara eksekutif dengan legislatif.

“Namun hal itu tidak menjadi hambatan KIP Aceh karena bisa memakai regulasi yang ada, baik dari nasional maupun Qanun terdahulu,” paparnya.[*]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s