Zona Berita

Pilkada tak Boleh Ganggu Perdamaian

perdamaian-di-aceh-ilustrasi-_140110095906-125

Aceh telah membuktikan kepada dunia bahwa konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun bisa berakhir manis di meja perundingan. Jangan sampai, hanya karena ingin maju sebagai kepala daerah, perdamaian juga ikut terganggu.

KUALASIMPANG – ZONADAMAI.COM: Anggota DPR RI asal Aceh, Firmandez, mengharapkan pelaksanaan pilkada serentak 2017 jangan sampai mengganggu perdamaian Aceh. Harapan tersebut disampaikannya saat melakukan sosialisasi kebijakan dana desa di Aceh Tamiang, Rabu (30/3/2016).

“Pilkada tidak boleh mengganggu perdamaian Aceh. Karenanya, siapapun tidak boleh menghambat seseorang untuk maju, baik sebagai calon gubenur, bupati, maupun wali kota,” katanya.

Firmandez melanjutkan, Aceh telah membuktikan kepada dunia bahwa konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun bisa berakhir manis di meja perundingan. Jangan sampai, hanya karena ingin maju sebagai kepala daerah, perdamaian juga ikut terganggu.

“Jika tidak menggunakan jalur partai politik, gunakanlah jalur independen yang juga diakui oleh undang-undang, sehingga semuanya berjalan dengan baik dan happy ending,” ujar Fimandez.

“Para kandidat harus melakukan pendekatan saling mengasihi. Dalam proses saling mengasihi inilah kita harapkan para kandidat saling mengadu program untuk mensejahterakan rakyat Aceh…”

Ia juga menyarankan kepada para kandidat agar dalam melakukan kampanye menjauhi pendekatan konflik, seperti menebar fitnah dan menjelek-jelekkan kandidat lain.

“Para kandidat harus melakukan pendekatan saling mengasihi. Dalam proses saling mengasihi inilah kita harapkan para kandidat saling mengadu program untuk mensejahterakan rakyat Aceh, karena Aceh memiliki dana yang besar untuk melaksanakan program para kandidat. Program yang diusung juga harus rasional dan mampu dijalankan saat duduk di pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya terkait dengan dana desa, Firmandez menyampaikan, pada tahun 2016 ini anggaran dana desa untuk Aceh Tamiang mengalami kenaikan 124 persen, dari sebelumnya Rp 56,93 miliar menjadi Rp 127,70 miliar.

“DPR berkomitmen terus mensupport agar dana desa setiap tahunnya mengalami kenaikan,” ujar anggota Banggar DPR RI ini.

Ini bentuk komitmen nyata DPR RI dan pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah seluas-luasnya. Diperkirakan dengan naiknya anggaran desa itu, dalam waktu yang tidak begitu lama, seluruh pembangunan insfrastruktur di desa tuntas dikerjakan. [tribunnews.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s