Zona Berita

Pelanggaran HAM Di Papua Akan Dituntaskan

jOKOWI-PAPUA.4

JAYAPURA – ZONADAMAI.COM: Pemerintah berjanji akan menyelesaikan hingga tuntas semua kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi (HAM) di Papua. Termasuk juga menyelesaikan kasus-kasus HAM lainnya. Menteri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan hal itu di Jayapura, Papua, Selasa, (29/3/2016).

Menurut Luhut, penyelesaian hingga tuntas kasus HAM baik yang terjadi di masa lalu, maupun yang terjadi di Papua, sudah jadi konsen pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla. “Saya ingin sampaikan dan laporkan, Presiden ingin tuntaskan masalah HAM,” kata Luhut.Untuk kasus di Papua, kata Luhut, ada 16 kasus yang diduga melanggar HAM.

Pemerintah berkomitmen untuk menuntaskan. Karena itu, ia mengajak semua pihak terkait, duduk bersama. Dan, pemerintah tak akan menutup- nutupi, sekiranya memang terjadi pelanggaran HAM. Semua akan dibuka, termasuk kasus pelanggaran HAM pada tahun 1965, kasus Talangsari, Semanggi dan lainnya. “Kita buka, dan mari duduk bersama,” katanya.

Bahkan, kata Luhut, pemerintah ingin semuanya tuntas tahun ini juga. Sehingga, tak ada beban sejarah yang terus menggayuti. Dan, bangsa Indonesia bisa menatap masa depan tanpa terus dibebani era kelam di masa lalu. “Kita selesaikan tahun ini. Kalau ada bukti baru, tunjukan. Jangan omong-omong saja,” ujarnya.

Prinsipnya, jika ada yang salah, pasti harus dihukum. Namun, jika tak bersalah, jangan terus dibilang dan dituding salah. Semua harus jujur. Pemerintah pun akan jujur. “ Saya bilang harus jujur, jangan bohong,” ujarnya. Saat memberi kata sambutan di acara groundbreaking Pos Lintas Batas Negara terpadu di Skouw, Papua, Luhut juga kembali mengulang komitmen pemerintah yang akan menyelesaikan masalah HAM di Papua.

Termasuk kasus pembunuhan Theys Eluay, Ketua Presidiun Dewan Papua. Luhut mengaku sangat sedih, saat mendengar Theys tewas terbunuh. Luhut juga mengaku punya hubungan baik dengan Theys. Ia pun kemudian bercerita kenangannya bersama dengan Theys. Saat ia masih jadi Menteri Perdagangan dan Perindustrian, beberapa kali ia mengajak Theys ke luar negeri.

“Pak Theys waktu saya jadi menteri perdagangan, saya ajak beliau, saya ketemu Sadam Husein, saya bawa Pak Theys. Orangnya menyenangkan. Saya sedih waktu beliau pergi,” kata Luhut. Masih di Jayapura, Gubernur Papua, Lukas Enembe, menegaskan, memang ada 16 kasus pelanggaran HAM yang dituntut warga Papua untuk dituntaskan.

Dan, ia harap pemerintah serius menuntaskan itu, tak sekedar berjanji. Selain itu, tak hanya 16 kasus yang diminta untuk dituntaskan, namun banyak kasus pelanggaran HAM yang seharusnya juga ikut diselesaikan. “Waktu jaman Orde Baru, Papua itu daerah operasi militer. Pelanggaran HAM luar biasa. Saat ini juga banyak pelanggaran HAM. Harus sungguh- sungguh ini diselesaikan. Paling tidak, selesaikan. Sampai hari ini tak selesai. Bertahuntahun tak selesai. Selalu saja ada kejadian. [JPNN.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s