Zona Berita

Urusan Kesehatan, Warga Papua Pilih Poskes TNI

ZONADAMAI.COM – Masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua ternyata lebih mempercayakan urusan kesehatan mereka kepada prajurit TNI yang membangun Pos Kesehatan (Poskes) disana.

Warga memiliki antipati terhadap antrean dan pelayanan Rumah Sakit yang jaraknya hanya selisih 1 (satu) kilometer saja dari Poskes TNI.

Danki SSK III Pegunungan Bintang Satgas Pamtas Republik Indonesia – Papua Nugini Yonif 406/Chandra Kusuma Kapten Inf  Zulkifli mengisahkan, dalam sehari terdapat puluhan pasien yang berobat.

“Kami melayani sampai dengan 70-an pasien setiap harinya. Mereka rata-rata menderita penyakit gatal, kusta hingga HIV/AIDS,” ungkapnya.

Pria asli Sulawesi ini bercerita, terdapat mitos yang dipercaya masyarakat Pegunungan Bintang, tenaga kesehatan dari TNI yang dapat menyembuhkan penyakit mereka.

“Namun kami juga terus menghimbau agar warga tetap mau berkunjung ke Rumah Sakit yang disediakan pemerintah,” kisah Kapten Zulkifli.

Dirinya bersyukur, selama penugasan mendapatkan bantuan obat-obatan dan sarana/prasarana yang memadai dari TNI AD.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi setiap bulannya dengan Pemerintah Kabupaten setempat untuk bantuan tambahan obat-obatan.

“Kami mengedepankan pelayanan yang cepat agar masyarakat tidak harus merasakan antrian panjang seperti halnya di Rumah Sakit,” ungkap Kapten Zulkifli yang juga memberikan pendidikan kesehatan disana.

Bersama dengan Bintara Kesehatan dan anggota lainnya yang menjadi Guru Bantu/Guru Olahraga di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pegunungan Bintang, prajurit terus menerus mengajarkan ke masyarakat pendidikan kesehatan.

“Kita awali dari hal-hal seperti kebiasaan mencuci tangan sampai dengan pengetahuan mengenai penyakit dan penularan HIV/AIDS,” tambahnya.

Dihadapkan dengan medan berat di Pegunungan Bintang, prajurit di Pos SSK III memiliki 3 (tiga) fokus kegiatan.

“Yang pertama, kami memiliki target menemukan patok perbatasan di Meridium 72 yang belum pernah ditemukan Satgas-Satgas lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Kapten Inf Zulkifli juga akan tetap melanjutkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan memberikan bantuan pendidikan.

“Disini sangat memprihatinkan. Bahkan, di tingkat SMA masih ada pelajar yang belum bisa membaca,” kata Kapten Zulkifli yang bersyukur masyarakat dapat menerima dengan baik kehadiran TNI.

Selain menjaga perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 406/CK terus menjalin kedekatan dengan tokoh agama/adat dan masyarakat sebagai informan mereka.

Prajurit juga senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan sweeping secara berkala di daerah perbatasan.

Terakhir, Danki berpesan kepada seluruh keluarga dan rekan-rekan di homebase Purbalingga (Kodam IV/Diponegoro) agar tidak khawatir karena keadaan mereka baik-baik saja. [http://www.rri.co.id]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s