Zona Wisata

Karnaval Khatulistiwa Bangkitkan Optimisme Bangsa Maritim

Foto: tribunnews.com

Foto: tribunnews.com

PONTIANAK – ZONADAMAI.COM: Rangkaian kegiatan dalam rangka 70 Tahun Indonesia Merdeka diakhiri dengan Karnaval Khatulistiwa. Ajang yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 22 Agustus 2015 pukul 14.00 WIB ini bertujuan untuk membangkitkan rasa kemandirian dan optimisme bangsa menghadapi tantangan ke depan.

Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja turut hadir dalam iven unik ini. Mengenakan kemeja putih lengan panjang dengan rompi penuh manik-manik khas Dayak, Presiden Joko Widodo  dan Ibu Negara disambut Gubernur Kalbar Cornelius M H dan Muspida setempat.

Antara Foto

Antara Foto

Jokowi dan rombongan disajikan tarian khas Suku Dayak. Sejumlah pejabat negara mengiringi sang presiden. Mereka adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil.

Perhelatan ini terdiri dari tiga kegiatan utama, yakni karnaval darat, karnaval air dan panggung hiburan rakyat. Ada 3.133 orang peserta dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari 24 provinsi dan juga perwakilan dari Malaysia dan Singapura.

Foto: Liputan6.com

Foto: Liputan6.com

Jokowi memberi sambutan sekaligus membuka karnaval air yang dimeriahkan oleh perahu hias sampai ke titik ketiga, yakni Masjid Jami. Pelepasan ini diiringi 70 kali dentuman meriam karbit dan permainan tradisional masyarakat setempat.

Karnaval khatulistiwa-3

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 21 Agustus 2015.menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan berupa pelambatan ekonomi, namun sebagai bangsa yang punya potensi begitu besar, namun sebagai bangsa, kita harus tetap optimistis mampu melewati tantangan itu. Kita tunjukkan pada dunia bahwa kita bangsa yang besar, plural, damai, sekaligus kreatif. Banyak sumber daya khatulistiwa yang juga bisa ditunjukkan kepada dunia. Tahun ini, Pontianak terpilih sebagai ajang tersebut lantaran daerah perbatasan itu memiliki banyak sungai yang bermuara ke laut.

“Ini deklarasi budaya bahwa kita bangsa maritim, agar karnaval besar ini bisa dilanjutkan masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Pratikno.

Karnaval khatulistiwa-9

Ketua Panitia Karnaval Khatulistiwa Jay Wijayanto mengatakan, Karnaval ini melibatkan sekitar 500 penari suku Dayak dan 50 kelompok seni Kalimantan Barat. Peserta karnaval darat, kata dia, bukan saja berasal dari wilayah Kalimantan Barat. Tapi juga dari 15 provinsi kekhasan budaya masing-masing daerah.

 

Taman Alun Kapuas

Presiden Jokowi beserta rombongan menyusuri perjalanan menuju Taman Alun Kapuas. Taman ini dijadikan simbol Kota Khatulistiwa. Hampir setiap hari tempat ini selalu dikunjungi masyarakat. Lokasi ini digagas oleh Pemerintah Kota Pontianak sebagai proyek Waterfront City. Taman yang terletak di depan Kantor Wali Kota Pontianak itu diperindah dengan replika Tugu Khatulistiwa. Pengunjung bisa melihat aktivitas warga menyeberang menggunakan feri ke Pontianak Utara dan warga yang mendayung sampan.

Karnaval khatulistiwa-7

Sementara di Sungai Kapuas Besar berlangsung Karnaval air diikuti 250 kapal dari TNI, Bakorkamla, termasuk pinisi dari Sulawesi Selatan dan Banama Tambun Galang Petak Hasambuyan Belum yang merupakan kapal hias dari Kalimantan Selatan. Para peserta karnaval menyusuri Sungai Kapuas Besar, melakukan konvoi dengan membentuk formasi 17 perahu di depan, kemudian diikuti 8 perahu dan 45 perahu di belakangnya.

Karnaval khatulistiwa-6

Rangkaian Karnaval Khatulistiwa ditutup dengan panggung hiburan rakyat pada malam hari yang menampilkan artis dan musisi antara lain, Slank, Marcello Tahitoe, Saykoji dan artis lokal Fery Sape.

Pancing Wisata

Berbagai kebudayaan dari Nusantara ditampilkan dalam Karnaval Khatulistiwa. Ajang tersebut dinilai dapat menarik para wisatawan ke Kalimantan Barat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharapkan, Kalimantan Barat sebagai tuan rumah dapat memperoleh manfaat besar dari event tersebut.

“Kami harapkan kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar bagi Pontianak dan Kalimantan Barat, khususnya dalam meningkatkan sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan di Kalimantan Barat,” kata Arief di Pontianak, Sabtu 22 Agustus 2015.

Karnaval khatulistiwa-10

Menurut dia, Karnaval Khatulistiwa tersebut menjadi kesempatan emas bagi pemerintah Kalimantan Barat untuk mengenalkan potensi daerah kepada dunia. Terlebih, Pontianak akan menjadi kota wisata sungai.

“Saya rasa Kalbar memiliki cukup banyak kelebihan dan potensi wisata yang bisa dikembangkan. Apalagi Pontianak nantinya dijadikan sebagai kota wisata sungai dan itu sudah masuk dalam rencana pembangunan negara untuk periode 2014-2019,” tutur Arief.

Karnaval khatulistiwa-11

Karena itu, dia mengapresiasi rencana Gubernur Kalbar yang akan menjadikan Karnaval Khatulistiwa sebagai salah satu agenda tahunan di Pontianak.

“Namun untuk kegiatan inti dari HUT RI akan kita lakukan secara bergantian di setiap daerah. Memang sudah ada beberapa daerah yang mengajukan kesiapan mereka untuk menggelar kegiatan ini pada tahun depan, salah satunya adalah Sumatera Selatan dan untuk bentuk kegiatannya tentu akan disesuaikan lagi,” tandas Arief. [berbagai sumber]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s