Zona Berita

Presiden Jokowi Hadiri Karnaval Khatulistiwa

Karnaval Khatulitiwa

“…kedepannya, pemerintah akan memberikan perhatian lebih, terhadap pembangunan di daerah perbatasan,…”

PONTIANAK – ZONADAMAI.COM: Kota Pontianak berbenah menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2015. Presiden memilih Kota Pontianak sebagai tuan rumah pelaksanaa Karnaval Khatulistiwa dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke-70.

Lensus Kandri, Asisten II Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sekaligus Ketua Panitia HUT ke-70 Kemerdekaan menyatakan, dalam kunjungannya ke Pontianak, selain mengikuti Karnaval Khatulistiwa, Presiden Joko Widodo rencananya akan meninjau Kampung Beting di Pontianak Timur, mengunjungi Expo Kalbar, mengikuti Karnaval darat dan ke Dermaga Alun.

“Di Kampung Beting, Presiden menyerahkan beberapa kartu perlindungan sosial,” kata Kandri, Kamis (20/8/2015).

Seperti, Kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Dispabilitas Berat (ASPDB), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta sembako kepada 33 orang perwakilan penerima, di kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.

Kandri menjelaskan, pemilihan Kota Pontianak sebagai tempat penyelenggaraan Karnaval Khatulistiwa, karena Presiden lebih berorientasi kepada pengembangan sungai yang potensial. Apalagi setelah melihat cabang Sungai Kapuas dan Landak, yang cukup bagus.

Alasan kedua, Kalbar merupakan wilayah berbatasan langsung dengan Malaysia. Hal ini menunjukkan, Presiden berorientasi kepada wilayah perbatasan. Menurutnya, hal itu menandakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada daerah perbatasan.

“Yang nanti kedepannya, pemerintah akan memberikan perhatian lebih, terhadap pembangunan di daerah perbatasan, dan Provinsi Kalbar salah satunya,” kata Kandri.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, alasan pemilihan Kota Pontianak sebagai penyelenggaraan Karnaval Khatulistiwa, karena merepresentasikan kekayaan Indonesia yang berada di garis khatulistiwa.

“Untuk merujuk potensi besar bahwa, kekuatan dunia akan menuju khatulistiwa yang kaya sumber daya,” katanya.

Penyelenggaraan karnaval di Pontianak, karena pemerintah sengaja tidak menggelar karnaval di kota-kota besar. Yang memang sudah terbiasa dengan acara semacam itu. Sebab, pemerintah ingin memberikan stimulus di daerah-daerah, untuk menggelar acara besar sekelas Karnaval Khatulistiwa.

Pemerintah berharap, karnaval dapat menumbuhkan optimisme di daerah. Sehingga daerah yang sudah mendapat giliran menjadi tuan rumah dapat melanjutkan karnaval serupa di tahun berikutnya.

“Kita tidak ingin semata-mata karnaval yang penting buat event meriah. Tapi ada semangat membangun optimisme dari daerah,” ucap Pratikno.

Pengamanan Gabungan
Dalam rangka menyambut kedatangan Presiden, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal Toto Rinanto Soedjiman bersama Kapolda Kalbar, Brigjen Arief melakukan gladi resik persiapan pengamanan kedatangan Presiden yang rencananya akan datang, Jumat (21/8), pukul 19.10 WIB.

Dalam sambutan apel gelar pasukan, Kamis (20/8/2015), Pangdam Mayjen Toto Rinanto, mengatakan, pengamanan untuk menyambut kedatangan dan kunjungan Presiden RI dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo ke wilayah Propinsi Kalbar, dalam keadaan tertib dan lancar.

“Pontianak… merepresentasikan kekayaan Indonesia yang berada di garis khatulistiwa…kekuatan dunia akan menuju khatulistiwa yang kaya sumber daya,”

Pangdam memeriksa pasukan, baik TNI dan Polri maupun seluruh instansi yang terkait. Para petugas bersenjata terlihat berjaga di beberapa titik. Selain itu, beberapa unit kendaraan Panser Anoa diterjunkan di sekitar Alun-alun Kapuas.

“Seperti yang saat ini kita lakukan, para peserta apel dapat bertanggungjawab dalam pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta keluarganya, sesuai dengan UU yang berlaku,” kata Toto.

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen (TNI) Toto Rinanto Soedjiman menyatakan, sebanyak 4.500 personil gabungan, terdiri dari TNI-Polri dan instansi lainnya diturunkan dalam pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo dan rombongan untuk membuka Karnaval Khatulistiwa di Pontianak.

Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto menyatakan, fokus pengamanan Polda Kalbar di ring III, yakni pengaturan lalu lintas dan pengamanan objek-objek vital lainnya, sementara ring II dan III dilakukan oleh TNI.

“Kami akan menurunkan sebanyak 2.345 personil polisi dalam pengamanan kunjungan presiden ke Kota Pontianak dalam membuka Karnaval Khatulistiwa itu,” ungkapnya.

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Arianto menambahkan, pengamanan Presiden dengan konsep keamanan di tujuh satuan tugas pengamanan. “Pengamanan secara keseluruhan dikoordinir oleh Kodam XII Tanjung Pura. Yang mana Kepolisian Daerah Kalbar masuk dalam bagian sistem pengamanan tersebut,” ungkap.

“Kami juga berharap karnaval ini menjadi ajang untuk merajut lagi mimpi yang masih berserakan, menjadi satu impian kebersamaan yang baru,”

Personil tersebut merupakan seluruh elemen satuan fungsi Polda Kalbar. Jajaran lalu lintas, Ditshabara, preentif, preventif, dan lain-lain. Sedangkan 1.000 personil dari Polresta Pontianak beserta Polsek jajaran.
“Polda Kalbar menyiapkan 12 beat pengamanan jalur, pengamanan lokasi, serta pengamanan pengawalan,” jelasnya.
12 beat tersebut dimulai dari Jalan Arteri Supadio, Ahmad Yani, Sultan Abdurahman, Sutan Syahrir, Teuku Umar, Diponegoro dan Tanjung Pura, dan lainnya.
Polda Kalbar juga menyambut kehadiran 585 Personil Akademi Kepolisian (Akpol) RI yang mengikuti kegiatan karnaval tersebut, mereka datang kemarin (Kamis, red).
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sekitar 12 tim penembak jitu untuk menjaga keamanan selama presiden di Kota Pontianak, katanya.

Karnaval dan Artis
Karnaval Khatulistiwa dimulai dengan karnaval darat yang diikuti mobil hias dan pawai budaya yang akan dilepas di Rumah Radakng. Adapun rute karnaval darat, yakni Jalan Sultan Syahrir, Sultan Abdurrahman, Teuku Umar, Pattimura, Sisingamangaraja dan Tanjungpura.

Kemudian, dari Jalan Tanjungpura Presiden akan berjalan menuju Taman Alun-alun Kapuas. Saat tiba di Alun-alun Kapuas, Presiden akan disambut dengan tari-tarian dan sebagainya.

Selanjutnya, Presiden akan naik kapal yang sudah dipersiapkan menuju tempat pelepasan karnaval Sungai Kapuas yang diikuti kapal-kapal hias. Rencana sementara, ada dua opsi tempat pelepasan karnaval sungai. Yakni, di depan Masjid Jami’ atau di Taman Alun-alun Kapuas.

Selain karnaval kapal dan mobil hias, pada malam harinya, rencananya juga akan digelar malam hiburan rakyat. Panggungnya direncanakan di depan Kantor Pomdam XII Tanjungpura.

Sejumlah artis dan musisi bakal memeriahkan acara. Di antaranya, Slank, Marcello Tahitoe, Saykoji, Muhammad Farhan, Olga Lydia, Putri Patricia, dan seniman lokal lainnya.

Kelompok musik Slank mengaku bangga bisa terlibat dalam acara peringatan kemerdekaan RI yang digelar di titik ekuator, dan menampilkan kekayaan khazanah budaya Nusantara.

Slank ingin menduniakan Karnaval Khatulistiwa lewat musik Slank. “Kami juga berharap karnaval ini menjadi ajang untuk merajut lagi mimpi yang masih berserakan, menjadi satu impian kebersamaan yang baru,” ujar Bimo Setiawan yang lebih dikenal dengan nama Bimbim, penabuh drum Slank.

Antusiasme juga ditunjukkan Saykoji dan Marcello. “Kesempatan luar biasa untuk turut dalam perayaan kemerdekaan di lokasi garis khatulistiwa melintas,” kata Saykoji.

Menurutnya, hal itu suatu pengalaman sangat menarik, bisa tampil di tengah jantung Indonesia, untuk merayakan momen kemerdekaan. Dia berharap, peringatan kemerdekaan ini, bangsa Indonesia semakin maju di tengah persaingan dengan bangsa lain.

Hal senada diungkapkan Marcello. “Sangat disayangkan jika festival kebudayaan yang besar ini dilewatkan,” ujarnya.

Ia selalu tertarik dengan budaya Indonesia yang kaya dan unik. Ia berharap, dengan adanya acara ini, anak muda generasi penerus bangsa bisa menghargai kemerdekaan dengan berkarya lebih baik.

Panggung hiburan juga bakal diisi seni daerah dan artis lokal. Di antaranya, Fery Sape dan lainnya.

Lantamal Siapkan Empat Kapal Perang
Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak, menyiapkan empat kapal perang (KRI) dalam pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo di Karnaval Khatulistiwa Kota Pontianak. Empat kapal ini akan mengiringi Presiden di kegiatan karnaval pawai air.

Empat kapal itu, KRI Silas Papare-386, KRI Sembilang-850, KRI Kujang-642 dan KRI Teluk Cirebon-543. “Kita akan siapkan empat KRI dan dua Sea Rider. Hari ini akan datang, untuk yang KRI Silas Papare ini, akan menjaga pintu masuk laut,” ungkap Kolonel Laut (P) Andri Kristianto di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut, Jalan Komyos Soedarso Pontianak Barat, Kamis (20/8).

KRI Silas Papare-386 tergabung di jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar). KRI Silas merupakan kapal perang jenis korvet kelas Parchim. Kapal itu dioperasikan TNI AL untuk menjaga keamanan laut di perairan barat Indonesia.

Ia mengatakan, dalam pengamanan ini, TNI AL tidak bekerja sendiri. Ia berkoordinasi dengan Kodam XII Tanjung Pura, Pangkalan Udara (Lanud) Supadio. TNI AL mengamankan di laut.

Satu kapal perang setidaknya terdapat 70 personil, ditambah 10 personel Lantamal.Ia berharap, kehadiran Presiden RI di Kalbar, bisa membuat setiap pihak bekerja sama. Sehingga cita-cita sebagai bangsa negara tercapai.

“Kita akan siap 100 persen, baik dari personel maupun kapal itu sendiri,” ungkapnya di atas kapal KRI Silas Papare.

Berbagai peralatan tempur dan senjata di KRI tersebut juga siap. Hingga saat ini, pihaknya belum menjumpai adanya kendala.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan sebagai pengaman di laut, kita dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai arahan pimpinan kami,” pungkasnya.  [suarapemred.co.id]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s