Zona Humaniora

Pemprov Papua Jadikan Tiga Daerah Percontohan Kota Layak Anak‏

salah satunya dengan gerakan anti-kekerasan (GATRAnews)

salah satunya dengan gerakan anti-kekerasan (GATRAnews)

Jayapura-ZONADAMAI.COM:  Kabupaten Jayapura, Merauke dan Kota Jayapura menjadi proyek percontohan sebagai kota layak anak di Papua. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua mengambil tiga daerah ini sebagai percontohan dikarenakan tiga daerah tersebut memiliki jumlah anak yang aktif dan fasilitas untuk penunjang kegiatan anak.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, Anike Rawar mengatakan forum anak di tiga daerah tersebut juga selalu membuat pertemuan yang dikelola dan difasilitasi oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan SKPD terkait.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan LSM, agar kota layak ini terwujud, salah satunya agar anak-anak di Papua layak tumbuh secara normal,” katanya dalam Rapat Teknis Kota Layak Anak, Kamis (30/7/2015).

Untuk menunjang kota layak anak, misanya saja pada 2014, Kabupaten Jayapura telah membangun kesepakatan dengan beberapa instansi terkait dalam melaksanakan menuju kabupaten layak anak.

Pemerintah diwajibkan melakukan kesepakatan tentang pembentukan kabupaten/kota layak anak dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua persyaratan standar kelayakannya.

“Kota layak anak merupakan kota yang semua anak mendapatkan kehidupan dan akses ketersediaan akan kebutuhan dasar hidup anak dengan memadai serta terjangkau,” ujarnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise dalam kunjungannya beberapa waktu lalu di Jayapura menyebutkan sejumlah kota di Papua telah melakukan langkah inisiatif dalam mengembangkan kotanya menjadi kota layak anak.

Kreativitas anak-anak Papua harus tercipta.....(GATRAnews)

Kreativitas anak-anak Papua harus tercipta…..(GATRAnews)

Untuk mendapatkan predikat suatu kota menjadi kota layak anak, paling tidak dapat memenuhi lebih dari 31 indikator. Misalnya taman bermain untuk anak dan puskesmas atau rumah sakit yang ramah anak.

“Indikator-indikator ini memang berat, tapi harus dipenuhi. Misalnya taman untuk anak. Di Jayapura, saya sudah melihat ada ruang terbuka atau taman bermain yang diperuntukkan bagi anak-anak. Tapi apakah di Abepura juga sudah ada taman itu? Tidak mungkin anak yang tinggal di Abepura, harus bermain di Jayapura. Nah, pemerintah harus memperhatikan indikator seperti ini,” ungkapnya.

Dari 569 kabupaten/kota di Indonesia, baru ada 236 kabupaten/kota sedang berproses menuju kota layak anak. Beberapa daerah di Papua, Papua Barat dan Aceh masih banyak kota yang belum layak anak.

“Pembentukan kota layak anak, salah satunya bisa menurunkan angka kekerasan anak didalam rumah tangga. Satu hal yang amat penting juga adalah orang tuan dan juga pemerintah harus memenuhi hak sipil anak, dimana semua anak harus memiliki akte kelahiran. Anak-anak juga harus mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang memadai,” paparnya. [GATRAnews]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s