Zona Berita

Veteran Harapkan Perhatian Pemerintah

VETERAN PEPERA

JAYAPURA – ZONADAMAI.COM: Kaum Veteran Pejuang Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) Papua 1963 meminta perhatian lebih dari Pemerintah, yang hingga saat ini sudah 52 tahun integrasi Irian Barat (Papua sekarang) kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dirasa sangat kurang.

“Papua sudah merdeka dan sudah 52 tahun, saya sebagai pejuang dari tahun 1952 sampai berakhir Pepera tahun 1963, kami sebagai pejuang belum merasa ada perhatian dari Pemerintah, rumah kami saja kalau kami tidur masih bisa menghitung bintang (atap bocor, red),” kata Ferdinand Haipon kepada wartawan di Imbi pada peringatan 52 tahun integrasi Papua kedalam NKRI.

Lanjut pejuang dari pulau Yapen Utara ini, dirinya sudah melaporkan akan kondisinya tersebut kepada Panglima TNI, Walikota Jayapura, dan ke Gubernur Papua, namun diakuinya hingga saat ini belum ada tanggapan dan dirasa tidak ada itikad baik dari Pemerintah. Dari 1963 hingga saat ini kaum pejuang Papua belum menikmati diraih payah yang yang telah dilakukan.

“Ibarat satu kebun, kami yang membangun kebun ini, tapi orang lain yang merasakan hasilnya, sedang kami sendiri tidak merasakan hasil kebun itu,” katanya

Dirinya berharap, dengan perayaan 52 tahun integrasi Papua kedalam NKRI, Pemerintah mau memperhatikan kehidupan para kaum veteran pejuang Pepera, yang dikatakannya, minimal rumah yang layak tinggal dan juga perhatian terhadap anak-anak mereka dalam hal pekerjaan.

“Kami berharap pemerintah berkenan perbaiki rumah tempat tinggal kami dan juga anak-anak kami punya masa depan karena sampai saat ini anak-anak kami belum bekerja,” katanya lagi.

Senada dengan itu, Demianus Bonay yang juga merupakan veteran Papera dalam kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya merasa bangga akan pembangunan yang sudah ada di Papua, dari 1963 hingga saat ini segala sarana dan prasarana sudah ada di Papua, namun pembangunan tidak seiring dengan balas jasa kepada kaum pejuang, yang sampai saat ini masih jauh dari kecukupan.

“Kami belum merasakan imbalan jasa kepada kami kaum pejuang, hanya sedikit, namun yang kami harapkan untuk pembangunan rumah bagi kami kaum veteran belum ada sampai sekarang,  tapi tetap bagi kami NKRI harga mati,” katanya. [www.beritalima.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s