Zona Berita

Renegosiasi Dengan Freeport Ditargetkan Selesai dalam Dua Bulan

freeport.2jpg

*) Pemerintah meminta pembagian saham setinggi-tingginya.

JAKARTA – ZONADAMAI.COM: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan proses renegosiasi dengan Freeport maupun perusahaan Kontrak Karya (KK) serta dengan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dapat selesai sesegera mungkin.

“Kita ingin selesai renegosiasi KK dan PKP2B itu secepatnya. Dalam 2 bulan ini diusahakan selesai,” kata Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo saat ditemui di JIexpo, Jakarta, Senin (14/4/2014).

Menurut dia, secara prinsip enam poin renegosiasi yang diajukan pemerintah dalam renegosiasi kontrak tersebut, yakni kelanjutan operasi pertambangan, penerimaan negara, kewajiban pengolahan dan pemurnian dalam negeri, kewajiban divestasi, dan kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal, barang dan jasa pertambangan dalam negeri, sudah disepakati Freeport.

“Cuma wording-nya (Susunan kata) doang, prinsinp-prinsip dasarnya mereka (Freeport) sudah sepakat,” ujar Susilo.

Susilo menjelaskan, bila suatu pertambangan bentuknya sudah terintegrasi hulu-hilir maka harusnya divestasinya 40%. Tetapi bila hanya hulu 51%, sedangkan jika hilir saja tidak perlu divestasi. Namun ketika dikonfirmasi berapa besaran divestasi yang diinginkan pemerintah dari Freeport, dirinya hanya menjawab masih dalam negosiasi.

“Mintanya ya setinggi-tingginya, mau 40%, atau 30%, pokoknya di atas 20 persen,” tegas Susilo.

Susilo mengakui, dalam setiap negosiasi selalu ada bagian yang memang kompleks, hal tersebut yang menjadi pertimbangan. “Yang penting, pertama negara harus dapat bagian besar. Kedua, perusahaan harus bisa jalan, karena kalau tidak, urusannya nanti untuk pendapatan negara dan tenaga kerja,” imbuhnya.

Sementara Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengungkapkan, dari enam poin renegosiasi kontrak untuk Freeport Indonesia sampai saat ini belum menyetujui poin divestasi.

“Kalo untuk Freeport belum menyetujui poin divestasi,” kata Sukhyar. [Jaringnews.com]

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s