Zona Berita

Gubernur Harapkan Warga Aceh Tak Terprovokasi Aksi Kekerasan Jelang Pemilu

Gubernur aceh-zaini

Banda Aceh-ZONADAMAI.COM: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menyatakan turut belangsungkawa atas insiden penembakan yang menewaskan tiga warga sipil di Kabupaten Bireuen dan meminta masyarakat agar tidak terprovokasi dengan aksi kekerasan menjelang pemilu legislatif 9 April 2014 itu. 

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah berharap aksi tersebut tidak berlanjut dengan respon yang berlebihan dari masyarakat. “Biarlah aparat penegak hukum yang mengungkapnya, masyarakat jangan sampai terpancing. Kalau kita terpancing, maka itulah yang diharapkan oleh para pihak penebar teror kekerasan di Aceh, mereka yang menang karena maksudnya tercapai,” tegas Zaini kepada wartawan, Selasa (1/4/2014).

Gubernur Zaini Abdullah atas nama Pemerintah Aceh mengutuk keras perlakuan sadis dan tidak manusiawi itu. “Kami mengutuk keras insiden penembakan tersebut,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, kekerasan menjelang Pemilu kembali memakan korban nyawa masyarakat sipil yang tak bersalah. Seorang perempuan dan bayi berusia 1,5 tahun menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Senin (31/3) sekitar pukul 21.00 Wib. Semua korban adalah warga Gampong Lheu Simpang dan Blang Pohroh, Kecamatan Jeunieb, Bireuen.

Peristiwa ini terjadi saat para korban sedang berobat ke Desa Buket Teukuh, namun dalam perjalanan pulang mobil Kijang LGX berstiker Caleg Partai Aceh (PA) itu diserang OTK dengan berondongan tembakan dengan menggunakan senjata api laras panjang.

Dari tujuh penumpang mobil, tiga di antaranya tewas dan satu kritis. Korban yang meninggal dunia adalah Juwaini, putranya Khairul Akbar (1,5) dan adik iparnya Azirawati (28). Sementara korban lainnya setelah dirawat di RSUD Fauziah Bireuen dirujuk ke RSU Zainul Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Jenguk Korban

Gubernur Zaini Abdullah sekitar pukul 16.30 Wib, Selasa (1/4/2014) menjenguk korban penembakan bernama Fakrurrazi (40) yang sudah mulai membaik di RSUZA Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Zaini menyampaikan duka cita mendalam seraya memberikan bantuan Rp5 juta. Korban diharapkan agar cepat pulih pascaoperasi dan bisa kembali beraktifitas. “Jangan pikirkan apa pun, jangan bebani pikiran tapi harus fokus berobat. Semua biaya ditanggung Pemprov Aceh,” kata Zaini menyemangati korban seraya menambahkan,Pemprov juga akan memberikan santunan kepada para korban yang meninggal.

Gubernur didampingi Wadir Pelayanan RSUZA, dr Fachrul Jamal SpAN-KIC, dr Warqah Helmi, Wakil Bupati Bireuen dan sejumlah unsur pimpinan SKPA, turut mengunjungi dan menyemangati pasien yang berada di kamar 6 Ruang Jeumpa RSUZA Banda Aceh.Sejumlah pasien yang berada satu ruangan dengan Fakrurrazi mengaku terharu dengan rasa kepedulian Gubernur Zaini.

Merespon aksi penembakan yang terjadi Senin (31/3) malam, Zaini meminta penegak hukum untuk segera mengungkap tabir kriminal ini, apa pun motif dan siapa pelakunya harus ditindak tegas.

Menurut Zaini, ia sudah berkoordinasi dengan pihak penegak hukum untuk menuntaskan persoalan ini. “Pesta demokrasi dan partai politik (parpol) hanyalah sarana. Tujuan semua partai untuk kebaikan. Mengapa harus menempuh jalan yang tidak demokratis dan melanggar hukum,” terang Zaini.

Gubernur juga menyatakan, perdamaian Aceh terjadi atas prinsip demokrasi dan ukhuwah. “Kita berdamai agar tidak ada lagi kekerasan dan pelanggaran HAM. Karenanya, kejadian seperti di alam perdamaian patut kita kutuk. Pelakunya jelas antidemokrasi,” tandas Zaini.  [analisadaily.com]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s