Zona Berita

Warga Eti Blokir Jalan Lagi

Blokir-JalanPiru,AE— ZONADAMAI.COM : Tidak mencari solusi terhadap masalah yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali membuat persoalan baru yang berdampak pada diblokirnya jalan Lintas Seram diatas Jembatan Eti, oleh masyarakat Desa Eti, Kecamatan Seram Barat.

Pemblokiran dipicu oleh batalnya, pelantikan Kepala Bagian Pemerintahan, J.R.Kapuate sebagai caretaker Desa Eti dan S. Watimena sebagai penjabat Dusun Resetlement Pulau Osi. Jadwal pelantikan, direncanakan Sabtu (22/3) besok.
Kesepakatan pelantikan, diambil dalam rapat pemerintah kabupaten dan pemerintah negeri Eti, Kamis (20/3) di Kantor Bagian Pemerintahan Setda SBB. Kemarin, Masyarakat Eti awalnya menanti Surat Keputusan Pelantikan dari pemerintah, namun setelah dinanti beberapa jam, surat itu tak kunjung datang.

Merasa dibohongi, pemerintah Desa Eti melalui Saniri negeri bertandan ke Pemkab SBB untuk mempertanyakan, ketidak hadiran Pemkab SBB berikut SK Pemerintah desa Eti.Masyarakat geram, mereka langsung bertandan ke Kapolres SBB sebagai mediator untuk mengatasi persoalan Desa Eti dan Pemkab SBB.

Di Polres, mereka tak kunjung bertemu Kapolres SBB. Belakangan masyarakat mengaku, mendapat informasi kalau asisten I Setda SBB Renaldo Silooy, Kepala Bagian Kesbanglinmas Saban Patty, dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda SBB J.R. Kapuate telah terlebih dahulu menghadap Kapolres SBB.

Tak puas dengan perlakuan Pemerintah daerah, masyarakat Desa Eti pun memblokir jalan diatas jembatan Desa Ety dengan beton setinggi satu meter lebih. Pemblokiran dilakukan dengan prosesi adat sasi, sihingga melumpuhkan arus transporatsi dari Desa Piru ke Desa Waisarissa.

Sebelumnya masyarakat juga sudah melakukan pemblokiran jalan di tempat yang sama, terkait kasus yang sama pula. Kemarin seluruh saniri negeri dan para tetua adat Desa Eti dengan berseragam pakaian adat lengkap turun jalan, dan melakukan prosesi adat untuk mengikat janur kuning pohon kelapa sebagai tanda sasi adat jembatan Desa Eti.

Usai Sasi adat, seluruh anggota Saniri Negeri Desa Eti dan tetua Adat Desa Eti pun kembali ke Desa Eti.

Kepada Wartawan di atas jembatan Eti, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Eti, Jesayas Pelapory mengatakan langkah Sasi dilakukan, karena masyarakat merasa ditipu.

“Dari kemarin (Kamis red) itu kita sudah ketemu dengan pemkab. Janjinya tadi (Jumat, (21/3) ) itu ada pertemuan dengan mereka untuk membicarakan pelantikan. Tapi nyatanya tak seorang pun yang datang. Pemerintah kabupaten itu penipu,”  tegas Pelapory.

Pihaknya menuntut kepada Pemerintah SBB untuk duduk bersama pemerintah desa Eti membicarakan berbagai hal yang berhubungan dengan pemerintahan Desa Eti. “Untuk seluruh masyarakat SBB yang aktifitasnya terganggu kami mohon maaf,” kata dia.

Sebelumnya, Desa Eti mendesak dicabutnya SK pelantikan Kepala Dusun Resetlemen Pulau Osi, La Ija. Pemerintah meresponnya dengan membatalkan La Ija sebagai Kepala Dusun dan diganti oleh penjabat S. Watimena. Surat pembatalan SK yang ditandatangani oleh Camat Seram Barat, Max Teken tertanggal 7 Maret 2014 ini meredakan ketegangan di Eti.

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s