Zona Berita

Aksi Palang Kampus Uncin Desak Dosen Batalkan Usulan Otsus Plus

UNCEN

JAYAPURAZONADAMAI.com: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (Gempar) Papua menggelar aksi unjuk rasa dengan cara melakukan palang terhadap kedua akses pintu gerbang kampus Uncen Atas Perumnas III. Aksi puluhan massa ini  juga sempat membakar satu buah ban bekas, sehingga mengakibatkan kegiatan perkuliahan menjadi lumpuh selama seharian penuh, Rabu (6/11/2013).

Aksi ini sebagai bentuk tindaklanjut dari pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H., kepada massa Gempar Papua yang melakukan aksi demo pada Senin (4/11/2013) guna menolak Otsus Plus dan RUU Pemerintahan Papua.

Aksi yang dilakukan di depan Gapura Uncen Perumnas III tersebut, tak dilanjutkan karena dibubarkan oleh aparat kepolisian.
Dimana, untuk diketahui kata Gubernur Papua bahwa perencanaan Otsus Plus di Papua sebenarnya adalah ide dan gagasan dari para akademisi yang ada di lingkungan Uncen sendiri. “Karena program ini telah dijalankan oleh gubernur – gubernur yang sebelumnya, sehingga saya hanya melanjutkannya saja,” ucap Gubernur Lukas Enembe.

Dikatakan Koordinator Gempar yang juga penanggungjawab aksi Yason Ngelia, bahwa Otsus Plus di Papua adalah ide dan gagasan dari akademisi Uncen dan dijalankan oleh Gubernur di Papua. Maka itu, Gempar menilai Uncen terjebak dalam praktik politik untuk mencari keuntungan pribadi saja.

“Uncen bukannya mendidik tetapi membunuh rakyat dengan cara menggodok RUU Pemerintahan Papua dan Otsus Plus,” kata Yason Ngelia dalam orasinya yang juga Ketua BEM FISIP Uncen.

Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gempar Papua ini dijaga dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Kota Jayapura.
Dari pantauan Bintang Papua, terlihat aparat polisi bersenjata lengkap yang diperkuat dengan 4 truck dari Brimob Polda Papua dan 3 truck dari Dalmas Polres Jayapura Kota serta Baraccuda memenuhi lokasi disekitar perumahan warga di putaran taxi Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram.

Di tempat terpisah, Kapolresta Jayapura AKBP Alfred Papare, S.I.K., ketika ditemui wartawan disekitar putaran taxi Perumnas III (depan Pos Patmor Perumnas III) mengatakan, bahwa dalam mengantisipasi hal – hal yang tak diinginkan dalam aksi pemalangan yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa yang tergabung dalam Gempar ini pihaknya menurunkan sebanyak 200 personel.

“Aksi pemalangan terhadap akses pintu gerbang Uncen pada hari ini (kemarin) merupakan dampak dari demo beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur Papua. Dimana, mereka meminta para dosen yang terlibat dalam konsep itu (ikut mengusulkan Otsus Plus dan RUU Pemerintahan Papua) agar membatalkannya. Dan, terlepas dari itu, kita dari aparat kepolisian hadir di sini untuk menjaga agar aktifitas warga di luar kampus dapat berjalan dengan normal,” katanya.

Kapolres Alfred demikian sapaan akrabnya menyebutkan, bahwa pihak dari Polres Jayapura Kota sudah berkoordinasi dengan Pembantu Rektor (Purek) III Uncen dan kemudian dari Purek III Uncen juga sudah bernegosiasi dengan mahasiswa yang melakukan aksi pemalangan tersebut.

Untuk melakukan pengamanan, selain Kapolres Jayapura Kota AKBP Alfred Papare, S.I.K., juga tampak terlihat Wakapolres Jayapura Kota AKP Kiki Kurnia, Kapolsekta Abepura Kompol Decky Hursepunny, Wakapolsekta Abepura Iptu Frits Orlando Siagian dan Kanit Reskrim Polsekta Abepura Iptu Subur Hartono turun ke lokasi pemalangan.

Dalam aksi ini, berdasarkan pantauan Bintang Papua massa aksi juga membentangkan spanduk yang dipasang di depan pintu gerbang, yaitu GEMPAR dengan tegas menolak Otsus Plus buatan Pemerintah Pusat (Jakarta), Pemerintah Papua dan Pemerintah Papua Barat Bagi Orang Papua, Pemerintah Papua dan Otsus Plus membunuh rakyat Papua, Gubernur dan Uncen harus bertanggungjawab atas penderitaan orang Papua, Uncen adalah mafia. [bintangpapua.com]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s