Zona Berita

Peringatan 50 Tahun Integrasi Papua di Wamena

Suasana Upacara peringatan 50 Tahun Integrasi Papua ke Pangkuan NKRI tingkat Kabupaten Jayawijaya, Selasa 1 Mei 2013. (Jubi/Islami)

Wamena-Zona Damai : Peringatan 50 tahun emas integrasi Irian Barat (Papua) ke dalam pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki arti penting dan nilai historis bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi pendidikan politik dan perluasan kebangsaan generasi muda bangsa di Tanah Air tercinta.

Hal itu diungkapkan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayawijaya, Tenus Gombo, S.Pd dalam amanatnya yang menjadi inspektur upacara puncak peringatan 50 Tahun Papua kembali ke NKRI tingkat Kabuaten Jayawijaya, Rabu (1/5/2013) di Tugu Pepera, Wamena. Turut hadir Bupati Jayawijaya, John Wemi Wetipo, Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, Kapolres Jayawijaya, AKBP F.S Napitupulu, S.Ik, Dandim 1702/JWY, Letkol Inf Yusuf Sampetoding dan beberapa muspida lainnya, pejabat di lingkungan Pemkab Jayawijaya, TNI, Polri, pelajar hingga masyarakat umum lainya.

“Tanggal 1 Mei 1963 telah terjadi peristiwa sejarah bagi rakyat Papua, yaitu proses integrasi Irian Barat ke dalam pangkuan NKRI melalui cara dan prosedur yang sah dan demokratis, serta telah diterima oleh masyarakat internasional,” ujar Tenus Gombo.

Menurutnya, selaku inspektur upacara peringatan kembalinya Papua ke NKRI dirinya mengajak seluruh komponen bangsa di Tanah Papua ini, untuk menghilangkan perbedaan persepsi tentang persoalan integritas Papua ke dalam NKRI, karena keberadaan Papua dalam wadah NKRI sudah final sesuai Resolusi PBB Nomor 2504 yang menyatakan Irian Barat merupakan integral dari NKRI.

Selain itu disampaikan pula bahwa, berkait dengan perkembangan situasi di Papua akhir-akhir ini, dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Papua, karena hal tersebut bukan saja merupakan tugas TNI Polri, tetapi juga merupakan tugas seluruh komponen masyarakat.
“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepda para pejuang baik yang telah mendahului kita maupun yang maish berada berdampingan dengan kita saat ini, karena mereka semua telah dengan total dan tanpa pamrih mendharmabhaktikan tenaga, pikiran dan jiwa raganya demi keutuhan bangsa dan Negara Indonesia,” ucapnya.

Sementara menurut Bupati Jayawijaya, John Wemi Wetipo mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya di Kabupaten Jayawijaya untuk menghargai seluruh proses integrasi yang telah dilakukan para pejuang Pepera khususnya di wilayah Pegunungan Papua.
“Dengan memperingati hari kembalinya Papua ke NKRI sampai hari ini saya bisa sekolah, bisa selesai pendidikan kemudian bisa menjadi pemimpin seperti hari ini, karena proses ini sudah dilakukan oleh orang-orang tua atau para pejuang terdahulu,” ujar Bupati kepada wartawan.

Bupati juga mengajak masyarakat agar dapat mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang baik, positif untuk mewujudkan pembangunan di Tanah Papua dengan berbagai bidang, sesuai dengan harapan komitmen bahwa “Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo” yang artinya menghendaki agar hari esok lebih baik dari pada hari ini, tidak bisa dimulai dari orang lain, tetapi dimulai dari diri sendiri agar membangun negeri dan Tanah Papua ini demi kemajuan pembangunan kedepan, supaya Tanah Papua lebih baik, dan lebih aman.
“Mari kita satukan hati, pikiran untuk berjuang dalam pembangunan seutuhnya di Tanah Papua. Bagi adik-adik dan anak-anak yang masih mengecam pendidikan, marilah menggantungkan cita-cita itu setinggi langit, soal akan dicapai atau tidak itu urusan belakangan, tetapi ketika kita menggantungkan cita-cita dan harapan setinggi mungkin, pasti kita akan arah ke sana,” tegasnya.

Di sisi lain, salah satu anak pejuang Pepera di wilayah Pegunungan Papua, Jimmi Asso menekankan apa yang telah dilakukan para pejuang dahulu kala, sebagai generasi penerus tidak perlu dinodai, tetapi harus mempertahankan dan mengisis pembangunan di dalam kemerdekaan NKRI.
“Bagi adik-adik yang lain tidak perlu ikut gerakan-gerakan yang sebenarnya tidak betul, mari mengisi kemerdekaan ini dengann hal positif,” tandas Jimmi Asso. (Jubi/Islami)

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s