Zona Berita

Gubernur Lantik Bupati Paniai

Gubernur Lukas Enembe saat berjabat tangan dengan Pdt. Benny Giay Phd, Selasa (16/4).JAYAPURAZona Damai: Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP.MH, mengatakan, selama masa kepemimpinannya, ia  akan  fokuskan  kegiatan pembangun di daerah-daerah bermasalah, yang berada di wilayah Pegunungan Tengah Papua dan Pegunungan bagian Barat Papua.

“Rakyat kita di wilayah itu membutuhkan pertolongan/perhatian dari kita semua,” tandasnya Lukas dalam sambutannya  saat  melantik Bupati/Wakil Bupati Paniai, di Sasarana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, Selasa, (16/4/2013).

Ditegaskan, tentunya kabupaten/kota terutama di wilayah Pegunungan tidak bisa mampu menyelesaikan sendiri persoalan-persoalan yang terjadi di daerah masing-masing.  Untuk itu, dirinya selaku Gubernur siap bergandengan tangan dengan para bupati  menyelesaikan masalah-masalah yang dialami rakyat di wilayah tersebut.

“Karena keprihatinan itulah, saya menyatakan diri siap menjadi Gubernur Provinsi Papua saat ini. Untuk itu saudara-saudara Bupati/Wakil Bupati harus bersatu sepikir dengan Saya selaku Gubernur Provinsi Papua, sudah cukup lama rakyat di wilayah Pegunungan menunggu sentuhan kasih sayang dari kita semua, dari Pemerintah Provinsi Papua,” tandasnya lagi.

Untuk itu, kini saatnya kita semua di Pemerintahan Provinsi Papua memberikan sentuhan kasih sayang itu kepada mereka yang membutuhkan itu. Tidak boleh lagi rakyat ribut. Dan ini kita sampaikan kepada Presiden SBY guna rakyat di wilayah Pegunungan harus mendapatkan perhatian lebih, karena mereka memang tertinggal, sehingga sudah cukup sudah mereka menderita, dan sudah cukup sudah mereka dianiaya dan terisolasi, maka selaku kepala daerah (Bupati dan Gubernur) harus mensejahterakan rakyat.

Terhadap hal itu, bupati/wakil bupati harus terus melakukan komunikasi internal dalam membuat terobosan-terobosan yang luar biasa untuk atasi masalah yang dialami rakyat Papua ini yang tentunya cukup kompleks permasalahannya.

“Saya selalu bilang bahwa Gubernur Papua harus sedikit gila-gila, karena tantangan dan persoalan yang luar biasa di Provinsi Papua. Kalau normal-normal saja tidak bisa. Tentunya ada perubahan-perubahan kedepan, dalam menyesuaikan dinamika pembangunan di Papua, sesuai dengan visi misi kami, Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera,” tegasnya.

Ditambahkan, dirinya merasa bahwa beban yang ada di pundaknya dan pundak Wakil Gubernur Provinsi Papua sangatlah berat, karena begitu berlebihan tuntutan, harapan dan keinginan rakyat Papua. Sehingga disini  ia sudah memutuskan bahwa dana Otsus Papua yang selama ini dibagi 60 persen untuk kabupaten/kota dan 40 persen untuk provinsi Papua, dibalik menjadi 80 persen dikelola kabupaten/kota, dan 20 persen  untuk Provinsi Papua, karena kabupaten/kota yang punya rakyat.

“Tentunya keberhasilan bupati/walikota itu juga keberhasilan Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Papua. Jadi bupati/walikota silakan atur dengan baik.  Itu baru kita bicara Otsus, belum kita bicara sumber-sumber dana yang lain. Respek berubah menjadi Prospek dan dananya bertambah,” tukasnya lagi. [Bintang Papua]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s