Zona Berita

MRP Yakin Lukmen Akan Lakukan Pembangunan Secara Merata di Papua

Pasangan LUKMENJAYAPURA-Zona Damai: Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP], TImotius Murib mengungkapkan, dengan dipilihnya Lukas Enembe, S.IP, MH, dan Klemen TInal, SE (Lukmen) , sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua yang diputuskan dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu, maka pembangunan di Papua akan dilakukan secara merata. “Saya terlalu percaya dan sangat yakin bahwa Lukas Enembe dan Klemen Tinal atau sering dipanggil dengan sebutan Luk-Men akan merangkul sangat erat anggota MRP dalam rangka melakukan kebijakan – kebijakan pembangunan selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk periode 2013-2018 mendatang dan pembangunan akan dilakukan secara merata,” ungkapnyaJumat (23/3/2013).

Timotius menilai, selama dua tahun lebih pihak eksekutif (Pemerintah, red) tidak pernah melakukan pertemuan dengan anggota MRP maupun mengundang untuk duduk bersama – sama dalam membahas permasalahan Papua kedepannya, baik itu masalah pendidikan, pembangunan, kesehatan maupun ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut, terang dia, dengan kepemimpinan Lukas Enembe dan Klemen Tinal merasa yakin bahwa mereka akan mengundang MRP untuk duduk bersama – sama guna membahas permasalahan Papua kedepan seperti apa. “Dibawah kepemimpinan mereka berdua, pertama kali kami mengundang kedua beliau sesuai dengan tugas pokok dan fungsi MRP sehingga benar – benar bisa mengimplementasi Otsus dengan baik tahun depan di Papua,” katanya.

Disamping itu, kata dia, ada beberapa Perdasi dan Perdasus yang saat ini belum jalan maka, kepemimpinan Lukas Enembe akan melihat kembali dan MRP akan melihat perdasi dan perdasus mana yang sudah jalan. “Bagi yang belum jalan akan kita tinjau kembali dalam rangka memantapkan supaya para Bupati selalu menggunakan undang-undang 32,” katanya.

Lanjut dia, wilayah Papua merupakan wilayah Otsus sama seperti di daerah Aceh sehingga Papua yang juga merupakan daerah kekhususan, maka yang terpenting adalah para Bupati harus melihat Otsus bukan melihat Undang-undang 32 yang notabene merupakan undang-undang wilayah nasional.
Sementara daerah ini merupakan daerah Otsus, sehingga turunnya UU Otsus turun Perdasi dan Perdasus, bahkan selama ini Gubernur tidak serius melaksanakan Perdasi dan perdasus tersebut.
Untuk itu, dengan kehadiran kepemimpinan Gubernur yang baru maka, beliau akan merangkul kembali untuk duduk bersama dalam membahas apa yang selama ini tidak pernah jalan. “Kita akan duduk  di para-para pinang untuk membicarakan Papua lebih baik dari sekarang ini,” imbuhnya. [Bintang Papua]

Categories: Zona Berita

Tagged as: , , , ,

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s